5 Peran 5 Resolusi

Assalamualaikum Sahabats …

Sahabats sudah punya resolusi apa tahun ini? Tahun baru biasanya identic dengan resolusi baru ya sahabats. Well … jujur aku sendiri sih jarang banget bikin resolusi tahunan karena seringnya target itu nggak semuanya bisa tercapai atau bahkan masih jadi impian belaka.Kebiasaan jelek yang harus dibinasakan ya. Makanya tahun 2017 ini aku bikin resolusi sederhana yang semaksimal mungkin bisa diwujudkan.

Seperti perempuan lainnya, aku juga punya multiperan dalam hidup. Peran yang paling penting tentunya menjadi anak, istri, ibu, dosen, dan blogger. Dari semua peran tadi ada harapan dan impian yang pengen banget aku wujudkan tahun ini. Meskipun nggak aku tulis di kertas atau ditempel di dinding sebagai resolusi resmiku, aku anggap harapan ini sebagai target yang harus aku kejar. I just do my best and let Allah do the rest. 🙂

Sebagai Anak

Alasan utama dulu memutuskan kembali ke Semarang karena pengen deket sama orangtua, pengen nyenengin mereka di hari tuanya. Eh nyatanya justru malah sebagian besar sih ngerepotin aja. Tahun ini insyaallah pengen lebih banyak membahagiakan dan selalu ada kapanpun untuk mereka. Mungkin belum bisa menyenangkan mereka dalam bentuk materi, tapi pengen berusaha jadi anak sholihah.

Dulu mama membiasakan kami mengaji sehabis shalat magrib. Sayangnya kebiasaan itu sekarang jadi sering terbengkalai karena berbagai alasan nggak penting. Insyaallah tahun 2017 ini pengen menghidupkan kebiasaan mengaji sehabis shalat lagi. Semoga pahalanya juga mengalir untuk mama dan papa. Aamiin.

Sebagai Istri

Hampir 10 tahun menikah sudah banyak banget yang kami jalani bersama sebagai suami istri. Rasanya seperti naik roller coaster, ada kalanya di atas, ada kalanya juga di bawah. Ada masa seneng ada juga masa prihatin. Dari yang awalnya berdua, bertiga, sampai alhamdhulilah akhirnya jadi berempat. Sebagai istri aku nyadar sih masih jauh banget dari kata sempurna. Banyak yang pengen aku perbaiki atau setidaknya ditingkatkan supaya rumah tangga kami jadi lebih baik lagi.

Aku pengen memperbaiki komunikasi kami. abang cenderung pendiam dan aku kebalikannya seringnya bikin komunikasi jadi jalan satu arah. Aku pengen kami lebih banyak berdiskusi dan sharing, apalagi setelah seharian kami sibuk di luar dengan aktivitas masing-masing. Sebagai istri pengen lebih banyak mendengar, syukur bisa membantu kesulitan suami. Kan katanya salah satu kunci kelanggengan rumah tangga adalah komunikasi yang baik. Setidaknya dengan ngobrol, pillow talk, atau bercanda sama istrinya yang unyu dan menggemaskan ini, semua lelah dan penat setelah kerja seharian bisa hilang. 😛

Keinginan yang ini jangan diketawain ya sahabats, karena memang sebagai istri aku sering mangkir dari kewajiban memasak. Apalagi sekarang deket mama, makin males masak ajah hahahha… Nah tahun ini pengen lah rajin masak kaya pas di Sidoarjo dulu. Yah setidaknya seminggu sekali bisa lah masak buat suami meskipun menu nya sederhana. 🙂

after 9 years of marriage. semoga samara selalu

Sebagai ibu

Tahun 2016 lalu Allah mengaruniai kami putri kedua setelah 5 tahun menanti. Punya bayi lagi setelah 9 tahun itu rasanya nano-nano ternyata. Banyak hal yang sudah aku lupakan dan harus belajar dari awal lagi, terutama tentang bab kesabaran. Yup dengan sedih aku akui kalo stok kesabaranku cukup tipis. 🙁

Sejak awal kelahiran baby K, aku punya masalah dengan ASI. Kalo jaman Nadia dulu ASI ku lancar jaya sekarang rada seret, hiks. Bahkan di awal sempet ada penyumbatan di payudara sebelah kanan. Jangan ditanya gimana rasanya deh. Setiap kali menyusui bercucuran air mata saking sakitnya, belum lagi lecet di puting karena mulut bayi yang masih kasap. Maknyuus wes rasanyanya. Menyusui baby K jadi perjuangan tersendiri buatku.

Entah sudah berapa banyak booster ASI yang aku coba. Dari mulai makan daun katuk, ngemil kacang-kacangan (padahal aku nggak suka kacang), minum susu ibu menyusui, susu sapi, susu kedelai, jamu, vitamin, suplemen, dan entah apalagi. Sayangnya belum ada hasil yang signifikan. Berat baby K naik sih tapi cukup lambat, tidurnya pun masih belum stabil karena mungkin asupan ASI nya kurang. Jangankan memerah ASI, untuk yang disusui langsung aja rasanya masih kurang. Kalo baby K udah tantrum karena ASI ku sedikit rasanya sediiihh banget. Rasanya aku sudah gagal total sebagai ibu. 🙁

my sweet baby K

Bulan depan aku sudah mulai kerja lagi dan belum berhasil memerah ASI, jadinya makin galau deh. Tapi aku nggak mau menyerah mengASI, target ASI exclusive selama 6 bulan akan aku upayakan semaksimal mungkin. Semoga Allah mudahkan dan lancarkan ASI ku segera.

Selain baby K, ada kak Nadia yang juga butuh perhatian. Kemarin nilai UAS nya sempet turun karena aku nggak maksimal nemenin Nadia belajar. Pas waktu ujiannya Nadia, tiap malam baby K ngajak begadang walhasil tenagaku terkuras setiap harinya. Semester ini aku mau bantu Nadia mengejar kekurangannya. Semoga aku bisa membagi perhatian dan cintaku sama rata, sama besar buat Nadia dan baby K.

Sebagai Dosen

Sebagai seorang pengajar aku punya cita-cita untuk bisa secepatnya lanjut sekolah lagi. Umur udah nggak muda lagi dan kalau mau karir dosen lebih baik ya harus lanjut S3. Dua tahun lalu sempet proposal penelitianku diterima di Griffith University, Australia. Hati ini sudah bungah luar biasa tapi Allah berkata lain. Skor penelitianku masih kurang dan pihak universitas menyarankan aku mengambil jalur Master by Research dulu sebelum lanjut ke Doctoral Degree. Sayangnya pemberi beasiswa nggak mau membiayai kalo aku harus ngulang S2 lagi. Sedih dan marah sama Allah waktu itu, sampai akhirnya nggak mau lagi mencoba skema beasiswa yang lain. Tapi jauh di lubuk hati impian untuk bisa menyandang gelar Ph.D nggak akan pernah padam. Dan tahun ini insyaallah perjuangan itu akan aku mulai laagi.

doakan aku bisa s3 disini ya sahabats

Perjuangan akan dimulai dengan lebih banyak menulis essay untuk jurnal internasional. Karena keenakan ngeblog akhirnya kewajiban nulis essay jadi terbengkalai. Padahal syarat utama untuk bisa naik jabatan dan lanjut studi S3 keluar negeri, seorang dosen harus banyak melakukan penelitian. Setidaknya 3 essay harus bisa aku selesaikan tahun ini.

Selain itu aku harus segera memperbarui skor IELTS ku sebagai persayaratan lanjut S3 di luar negeri. Harus belajar lagi dan pastinya nabung karena biaya untuk tes IELTS hampir 5 jeti. Kalau mau nurutin ego sih duit segitu mending buat traveling aja ya, tapi demi masa depan yang lebih cerah pengorbanan harus segera dilakukan. Semoga tahun depan aku sudah bisa lanjut S3 dan semoga Allah kasih orangtua ku umur panjang untuk bisa menghadiri wisuda S3 ku. Aamiin ya Allah.

Sebagai Blogger aka Momtraveler

5 tahun setia jadi blogger karena memang ngeblog dan nulis adalah  passion ku. Memang sih belum banyak yang bisa dibanggakan dari blog ini dan itu karena salahku sendiri juga. Sementara temen-temen blogger lain bisa punya penghasilan tetap dari blog, menang banyak lomba, jalan-jalan gratis, aku masih begini-begini aja karena memang belum bisa membagi waktunya. Ngeblog disela-sela ngajar dan urusan rumah kadang melelahkan. Bisa posting seminggu sekali aja udah bagus.

Targetku nggak muluk-muluk kok. Cuma pengen rutin ngeblog, setidaknya sebulan bisa 6-8 blogposts yang aku tulis. Semoga postinganku bisa bermanfaat buat orang lain dan makin banyak job di tahun 2017 ini yang mampir ke momtraveler.com. Ikut mengaminkan ya sahabats. 🙂

ngeblog memang asyik 🙂

Aku juga berharap bisa menerbitkan buku baru lagi tahun ini. Kalau bukan buku panduan traveling ya buku tentang traveling with children. Masih draft kasar sih, semoga ada penerbit yang kesengsem sama naskahku ya

Meskipun genre family traveling masih belum diminati di Indonesia dibandingkan solo traveling aku masih tetap setia sama pilihanku ini. Masih tetap semangat untuk traveling bareng keluarga, apalagi sekarang ada baby K. Bukannya ngerasa repot malah makin semangat jalan-jalan. Selain menjelajahi Indonesia tercintah, tahun ini pengen buatin baby K paspor supaya kami bisa segera ngebolang lebih jauh lagi. 4 ransel, satu cinta, menjelajahi bumi Allah nan indah ini. Kemana tujuannya? Tunggu aja tanggal mainnya yes. 😉

Gitu deh sahabats kira-kira #Resolusiku2017 yang pengen aku capai tahun 2017 ini. Semoga nggak seperti tahun-tahun sebelumnya Resolusi cuma nangkring manis di catatan tapi minim eksekusi. Tahun ini harus lebih semangat mewujudkan semua impian dan target demi masa depan yang lebih cerah hehhehe…

Semoga resolusi yang sahabats targetlan tahun ini juga bisa tercapai ya. Semangaaattssszzzz. 🙂

Tulisan ini diikutkan dalam Hidayah-Art First Giveaway “Resolusi Tahun 2017 Yang Paling Ingin Saya Wujudkan”

Be Sociable, Share!

35 Replies to “5 Peran 5 Resolusi”

  1. AAmiin. Semoga diberi kemudahan oleh Allah untuk menggapai semua Resolusi tahun ini.

    Aku 10 tahun dan masih belum dikasih lagi, lelah menenti kadang, sabar we sabar. 🙂

  2. Semangat mba Muna! Semoga impian bisa lanjut S3 di negara tujuan tercapai, ya😀.

  3. Aamin… semoga dimudahkan segala urusan dalam semua peran ya kak Muna. Semoga baby K sehat dan dan pola menyusui (makan) dan tidur nya mulai stabil… semoga kak Nadia cerdas dan makin mandiri…. Semoga cita-cita demi jadi pribadi yang lebih baik, s3 dan buku baru juga tercapai.

    Semangattttt!!!

    1. Aamiin… makasih ya kak Haya doanya

  4. Aamiin…semoga terwujud semua resolusinya ya, say
    Doakan aku juga, semoga tahun ini bisa makin sering traveling juga..hihi 😀

    1. Aseeekk…. jangan lupa ajakin aku ya kaakaaaakkk

  5. Amin… semangat ya mbak mun semoga bisa terwujud semuanya… amiin

    1. Semangat juga buat mbak dani mewujudkan resolusinya

  6. Aamiin yaa Rabbal’alamiin, semoga dimudahkan mba dlm mencapai nya..peran yang kita miliki lebih banyak yaa mba dari waktu yg tersedia 🙂

    1. Aamiin

  7. Aamiin. Semoga niatnya terwujud ya mbaa

    1. Aamiin makasih doanya mbak

  8. Aamin y Allah, semoga semua harapan dan cita2nya bisa terkabul ya mb, mudah2n dberi kelancaran untuk studi lanjutnya juga, aamiin. Owww 5 jetong buat tes ielts yak, glekh! Hahaha kudu nabubg nih, and belajar giat biar skornya bagus hahaha..semangat mbaa I’m with you hehe

    1. Makanya mo latihan soal dulu banyak2 supaya pas tes udah langsung dpt skor yg bagus

  9. aamiin. semangat, mba Muna. moga semua impiannya dimudahkan tahun ini jadi kenyataan.

    1. Aamiin ya Allah

  10. Amin, amin. Semoga apa yg ditargetkan bisa kelakon semua ya mbak. Dan bikin makin semangat ngeblog 😊

    1. Aamiin… doakan semua kesampean ya

  11. Aamiin, semoga semua peranannya dapat dijalankan sebaik mungkin, dan semua resolusinya tercapai ya mbak mun ☺

    1. Aamiin

  12. Multiperan memang ga mudah, salut buat mba Muna, semangat mba

    1. Doakan tercapai semua resolusinya ya mbak

  13. Aamiin semoga resolusinya bisa tercapai ya, Mba. Ikut semangat bacanya 😊

    1. Aamiin makasih doanya mbak

  14. Aamiin semoga tercapai cita-cita nya ya muna, aku pengen kuliah S2 huhu..

    1. Ayo mbak semangat kuliah lg 🙂

  15. Tetap semangat menjalani tahun 2017 Mbak, sukses selalu! 🙂

    1. Aamiin…. sukses jg buatmu ya mas

  16. semoga satu per satu resolusinya bisa tercapai. Insya Allah, bisa 🙂

    1. Aamiin..
      Bisa insyaallah

  17. Aamiin. semoga tercapai S3 nya, asik kayaknya tinggal di LN sekalian jalan-jalan 🙂

    1. Aamiin makasih doanya mbak

  18. Aamiin.. Semoga semua wishlist nya tercapai ya mbak. Semangat ngASi mbak, pokoknya tetep happy..

  19. Banyak peran yang mesti dilakukan, dan In syaa Allah semua bisa dilakoni dengan baik krn dukungan keluarga. Moga resolusinya terwujud ya. Semoga kak Nadia juga sehat, sehat semua sekeluarga, aamiin.

    Makasih udah ikuta GA aku, moga sukses 🙂

  20. aamiin semoga terealisasi y mba 🙂

Leave a Reply