Candi Prambanan nan Jelita

Candi Prambanan nan Jelita

Horeee…. bisa ke Jogja lagi. Seneng deh. 🙂 Kota yang selalu bikin kangen dan nggak pernah bosen meskipun udah berkali-kali datang. apalagi kedatangan kali ini nginepnya di Sheraton Mustika, Jogjakarta lho. Wuuiih… ngimpi apa coba? Bisa nginep di 5 stars hotel, biasanya aja di hotel tipe bintang jatuh hehe. 😛

Sebelum balik ke Semarang, kami mampir ke Candi Prambanan. Setelah candi Borobudur, aku pengen ngajakin Nadia ke Candi Prambanan. Nah supaya Nadia nggak bosen aku mulai lah cerita tentang legenda si putri Roro Jonggrang yang di kutuk jadi batu karena sudah berbohong. Taktik ini ternyata berhasil. Nadia antusias banget pengen lihat wujud si princess ini. 😉

Jadi emak pecinta traveling (momtraveler) itu memang diperlukan akal yang cukup panjang. Namanya juga anak-anak kadang muncul juga rewelnya atau lebih milih jalan ke Theme Park atau pantai, padahal banyak tempat lain yang oke juga untuk dijelajahi. Sebagai orangtua kita dituntut untuk sabar dan pinter cari celah. Pastinya traveling sama anak nggak sebebas traveling rame-rame dengan sahabat tapi bukan berarti nggak seru. Kerewelan itu bisa diatasi dengan sedikit taktik (dan janji dibeliin es cream magnum pas pulang) dan kesabaran. 😛

Jogja Prambanan - nov 14 -51

Oke balik lagi ke Candi Prambanan yang merupakan Candi Hindu terbesar di Asia Tenggara yah. Candi Prambanan dibangun abad ke-9, dipersembahkan untuk dewa Syiwa, sang penghancur, dan dua yang ada di sampingnya dipersembahkan masing-masing untuk dewa Brahma, dewa pencipta serta dewa Wisnu, dewa pemelihara. Candi yang tertinggi menjulang setinggi 47 meter diantara candi-candi lain di sekitarnya.

Lokasinya nggak jauh lho dari Candi Borobudur yang merupakan Candi Budha yang juga jadi salah satu warisan budaya dunia yang diakui UNESCO. Candi ini di bangun pada abad ke 9 dan sempat mengalami beberapa kali renovasi. Prambanan yang dahulu sempat rusak akibat bencana alam ditemukan kembali oleh seorang warga Belanda bernama CA Lons tahun 1733 setelah terabaikan selama ratusan tahun. Candi ini telah mengalami pemugaran dan kini Candi Prambanan dikenal sebagai Candi Hindu paling indah di Indonesia. Aku sendiri termasuk penggemar candi Prambanan sejak dulu. Menurutku si Candi Prambanan ini terlihat sangat anggun dan unik. Secantik Roro Jonggrang mungkin? 😉

Jogja-Prambanan-nov-14-62
si putri ini dikutuk jadi batu karena suka bohong … makanya jangan bohong ya?? 😉

 

Jogja-Prambanan-nov-14-48

Jogja-Prambanan-nov-14-70

Candi Prambanan ini adalah candi utamanya. Ada candi-candi kecil, sebagian masih belum jadi tersebar di sekitarnya. Ya .. seperti yang pernah kita dengar dalam kisah Roro Jonggrang, ratusan candi kecil ini (Candi Sewu) adalah candi-candi yang sudah di bangun Bandung Bonwoso untuk sang Putri. Mungkin dari candi-candi kecil yang kemudian mengilhami lahirnya legenda Roro Jonggrang ya. 🙂

Relief candi Prambanan berkisah tentang epik Ramayana yang terkenal itu. Bagi penggemar cerita epik semacam ini bisa lho dilihat live di Candi Prambanan. Dari jaman kuliah dulu aku pengen banget nonton sendratari Ramayana di Candi Prambanan yang katanya selalu full booked dan dipenuhi bule-bule. Sayangnya sampe sekarang belum kesampaian. 🙁 Kalau kalian tertarik melihat sendratari ini, ada jadwalnya tetapnya kok, boleh tanya sama petugas di Candi Prambanan atau lebih praktis lagi nanya mbah gugel aja yah heheh. 😛

Jogja-Prambanan-nov-14-59
salah satu relief yang ada di candi Prambanan

 

Jogja-Prambanan-nov-14-68

Oya, selama kunjungan di Candi Prambanan ini ambilah foto sebanyak mungkin. Selain karena lokasi tempatnya yang memang keren dan sayang banget kalau sampe nggak narsis disini, tiket masuk yang kita beli berlaku selama 1 hari penuh. Jadi mau dari pagi buta sampe malam pun nggak masalah. Kalau capek ada kereta wisata yang bisa mengantarkan kita keliling Candi yang luas ini, meskipun lebih asyik kalau kita jalan perlahan sembari menikmati relief candi dan pemandangan yang indah sekalian olahraga juga kan. Toh we have all day to enjoy this temple. 🙂

Pengen beli souvenir dan oleh-oleh bisa banget. Setelah puas menikmati keindahan Candi Prambanan kita bisa langsung cuzz ke pasar seni yang pasti akan kita lewati sebelum keluar. Barangnya lucu-lucu dan bisa banget di tawar.
Jogja memang gudangnya tempat asyik, makanan enak, dan barang-barang lucu dan murmer. Siapa yang nggak betah liburan ke Jogja? Jogja … I love you full deh. 🙂

Happy traveling 🙂

Jogja-Prambanan-nov-14-54

Be Sociable, Share!

45 thoughts on “Candi Prambanan nan Jelita

  1. wahahhaah iyaaa bener bingiiiit sayang kalo ga poto2. tapi aku waktu itu ga kepengen poto2 karena anak2 udah rewel panas dan hauuus. aku pun jadi ga betah. karena aku yg gantian megang kamera, jadinya adikku terus yg bolak-balik minta dipotoin. wkkkkkwk

    btw, nadia cantik banget pake jilbab. pinter ih, ga rewel kegerahan dia, mak?

    1. alhamdhulilah pas kesini lagi mendung mak, jadi adem. sekarang aku biasain pake jilbab sih ya walaupun jarang bisa bertahan lama tapi lumayan lah buat pembiasaan 🙂

    1. kan banyak yg bilang apalah arti cerita traveling tanpa foto? jadi faktor foto memang penting, makanya seneng banget kalo bisa nampilin foto yg cantik dan besar. yang baca pun puas (insyaallah) 🙂

  2. sudah pernah ke prambanan 2x tapi waktu jaman sekolah dulu mak…klo sekarang sering lewat doang tiap bulan, wkt sambang anak ke pesantren di yogya… jd cm bs dadada sm si patung totokkerot dr kaca jendela bus… hihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *