Menanti Senja di Pantai Senggigi, Lombok

Menanti Senja di Pantai Senggigi, Lombok

Assalamualaikum sahabats 🙂
Siapapun yang merencanakan liburan ke Lombok pasti yang pertama kali muncul dalam kepala kita adalah pantai Senggigi, padahal banyaaak pantai lainnya di Lombok yang jauh lebih keren. Memang sih mainstream banget, tapi apa mau dikata. Pertama kali traveling ke Lombok, rasanya rugi aja kalau nggak mengunjungi pantai yang sudah menjadi icon Pulau Lombok. 😉

Seperti apakah pantai Senggigi ini? Well .. yang jelas kawasan Senggigi menjadi urat nadi pariwisata Lombok. Apapun yang mau kita cari pasti ada di daerah Senggigi ini. Namanya juga urat nadi atau pusat pariwisata, banyak sekali hotel dan fasilitas lainnya kita temukan disini. Mulai dari hotel bintang lima yang harganya aduhai hingga hotel atau homestay kelas backpacker. Jangan tanya kami menginap dimana ya? 😛

Mau makan di restoran dengan menu Western atau menu khas Lombok, bahkan jajanan khas kaki lima? Ya di kawasan Senggigi ini bisa kita temukan. Mau sewa mobil atau motor untuk keliling pulau? Disini juga tempatnya. Jadi mau nggak mau semua traveler yang ke Lombok, somehow akan melewati kawasan ini. Dan rugi seribu kali kalau kita nggak mampir barang sejenak untuk menikmati keindahan Pantai Senggigi ini. 🙂

Begitu pesawat kami mendarat di Lombok international airport kami langsung berlari mengejar mas mas, eh bukaaaann!!! Maksudnya kami lari mengejar bis Damri. Seperti kebayakan daerah wisata di Indonesia yang bermasalah dengan transportasi umumnya, Lombok pun punya kasus yang sama. Tapi untunglah ada bis Damri yang meskipun rutenya terbatas tapi sangat membantu. Dari airport bis ini langsung menuju kawasan Senggigi. Perjalanannya cukup lama, 2 jam lebih tapi kita nggak akan bosan karena sepanjang jalan kita disuguhi oleh pemandangan yang wokeehh punyaahh. Sawah ladang yang hijau dan pastinya pantai dengan air yang berkilauan. Mantaabbss!!! 😉

lombok-2014-94

Hari itu kami memang nggak langsung mampir ke Senggigi karena tujuan pertama kami adalah the 3 Gilis. Udah pernah aku ceritain disini yah. 🙂 Baru hari kedua, setelah kami kembali dari the Gilis, kami memutuskan untuk cari penginapan di kawasan Senggigi sekalian sewa motor untuk keliling Lombok. Murah banget deh sewa motor perhari cuma Rp.60.000. tinggal bawa peta atau GPS mo kemanapun oke. Tapi jangan lupa paket sunblock dan topi ya, panas euy. 😉

Setelah meletakkan ransel, istirahat sebentar, dan shalat kami langsung melanjutkan perjalanan ke Senggigi. Menurut banyak orang pantai Senggigi ini cocok banget untuk liburan keluarga. Selain karena ombaknya yang relatif tenang, biaya masuknya pun cuma Rp.2.000, murmer ya. 😉 Karena garis pantai Senggigi ini panjaaaaaang banget, kita bisa masuk dari beberapa pintu. Ada pantai Senggigi yang sudah berubah jadi kawasan private beach dari hotel berbintang yang ada di sekitarnya. Ada pula pintu umum yang bisa dimasuki siapa saja, termasuk traveler kere seperti kami ini heheheh….

lombok-2014-116

Beberapa menit sebelum kami sampai di Senggigi, turun hujan dengan derasnya. Hiks…. 🙁 Tapai berhubung tekad sudah bulat kami pun berteduh sambil menunggu hujan reda. Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya hujanpun reda. Alhamdhulilah ya. 🙂 Kami langsung beredar mencari tempat yang asyik untuk nongkrong, sementara Nadia udah nggak sabar mau nyemplung. 😛 Entah kenapa sore itu males aja nyemplung, jadi sambil nungguin Nadia dan papanya main air, aku jalan-jalan disepnajang pantai sambil menikmati keindahan Senggigi. Oya, ada yang unik dari pantai ini. Kalau pantai lainnya biasanya punya satu jenis pasir saja (hitam atau putih), di Senggigi ini pasirnya ada yang berwarna putih dan ada yang hitam. Mungkin saking panjangnya garis pantai Senggigi ini, jadi setiap daerahnya punya ciri khas tersendiri. Subhanallah. 🙂

bersiap menjemput senja ;)
bersiap menjemput senja 😉

 

Nadia dan senja
Nadia dan senja

Berhubung pantai Senggigi ini tenang dan bersih, pastilah pantainya selalu ramai pengunjung. Ada yang asyik berjemur, snorkeling, berenang, dan banyak juga peralatan olahraga air yang disewakan disini. Pokoknya cucok lah kalau bawa anak-anak kesini.  Karena hari sudah mulai gelap dan Nadia sudah membiru hehehe… kami pun segera cabut dari Senggigi. Tapi ada satu hal yang ingin kami lakukan besok. Apakah itu????

Ternyata menikmati Senggigi itu nggak hanya dari jarak dekat lho. Ceritanya, saat perjalanan balik dari Gili kami melihat sebuah bukit yang cukup ramai pengunjungnya. Bukit Malimbu namanya. Tempatnya masih di kawasan Senggigi yang sangat luas dan punya kontur yang unik banget. Disisi sebelah kiri kita bisa menikmati pantai Senggigi yang jelita, sedangkan di sisi kanan ada hamparan perbukitan hijau yang luas dan asri banget. Nah di salah satu bukit ini kita bisa berhenti sejenak dan menikmati panorama Senggigi dari atas.

view dari atas
view dari atas
pemandangan dari bukit Malimbu...  subhanallah bgt ya :)
pemandangan dari bukit Malimbu…

subhanallah bgt ya 🙂

 

Masyaallah ….. Maha Sempurna Allah yang menciptakan keindahan semacam ini. Perpaduan antara hijaunya perbukitan dan birunya lautan, sempurna tanpa cela. Rasanya pengen banget duduk berlama-lama di atas bukit Malimbu sambil menikmati keindahan Senggigi dari atas, sayang cuacanya panas banget. Setelah puas foto-foto disana, kami pun cabut untuk melanjutkan agenda hari itu.
Wisata murah belum tentu murahan lho. Yang mainstream juga bukan berarti nggak asyik. Nih buktinya Senggigi …. mau dilihat dari sudut manapun, semuanya menakjubkan.
Lombok ….. I love you full. 🙂

lombok-2014-309

Be Sociable, Share!

42 thoughts on “Menanti Senja di Pantai Senggigi, Lombok

  1. Saya suka banget pemandangan dilombok. Jalanan berkelok-kelok, di satu sisi tebing dan pepohonan tinggi dan di sisi lain laut yang gradasi warna birunyaaaaaa aduhaaaaiiii. Malimbu itu kerennn, sayang sangking kerennya tidak tergambar di kamera saya seperti di gambar kameranya mba 🙁
    Btw, salam kenal 🙂

  2. yaah aku ga nginjek ke pantai senggigi. cuma numpang lewat n menikmati pantai dari atas bukit doang. soalnya pas lagi gerimis. ga tega ujan2an bawa anak main ke pantai. etapi biar ga nginjek pantai, kita cukup puas berhenti di pinggir jalan buat ngintip suasana pantainya yg sepi itu ditengah gerimis 🙂

  3. aku pernah ke Senggigi, dan terus terang pantai itu jauh lebih nyaman untuk wisatawan lokal sepertiku. Tak banyak yang telanjang di sana sini, entah sekarang..
    Selalu berdoa agar Lombok tak akan pernah jadi seramai Bali *lol

  4. biasanya kalau abis baca postingan jalan2 gini, ujung2nya bete sendiri…kayak sekaraaang. -_-
    pengen ke sana… #korek2celengan
    mana foto2nya bagus2…aah, sudahlah…

  5. Aku pernah ke pantai Senggigi mbak. itu dulu di tahun 2005, udah lama banget yah, hihiii…
    Btw mbak, aku saran dong. Sebagai blogger traveller, enaknya difoto disetting ukuran gede aja mak, pas-pas body bloglah, biar mantep gitu baca-baca sambil lihat foto-foto yang cihui itu 😀 *sungkem dulu 😀

    1. makasih sarannya mak, kemarin juga ada yg nyaranin begitu. soalnya kemarin sempat kena semprit sama WordPress, bandwidthnya abis (yg gratisan si)
      tapi baiklah ntar aku gedein fotonya. thanks ya 🙂

  6. Subhanallah … iya mbak, cantik banget pantainya, indah dan bersih.
    Mbak… aku salut lihat sampean yang sering punya kesempatan traveling, Ini Nadia pas liburan ya?
    Mumpung masih satu ya mbak, ntar kalo udah tiga kayak saya agak riweh….. hehe…
    Semangat mbak…. momtraveler

  7. Ke Lombok kemarin tidak sempat bermain ke pantai mbak karena padatnya jadwal acara yg diselenggarakan, rasanya ingin kembali mengulang apalagi review tempat2nya sangat menarik untuk dikunjungi …

  8. Eh iya, senggigi ini meskipun area turis tapi tetep cakep~ paling suka kalau kesana beli jagung terus nangkring di pinggir jalan sore – sore sambil melihat sunset. Mantaaap! XD

  9. Walau Sengigi sudah terlalu mainstream, namun keindahannya tetap istimewa lho Mbak Muna. Foto senjanya itu lho, bikin hati langsung jatuh 🙂

  10. setujuuuu… jalan-jalan mainstream bukan berarti kita gak bis amenimmati. Dan bukan berarti pula yang membacanya akan bosan karena sudah mainstream. Tetap aja selalu ada yang menarik untuk dilihat 🙂

  11. Senggigi mirip-mirip Anyer ya, pantainya terkenal dan ikonik bagi daerah tersebut.. tapi sebagian sudah dijadikan pantai private oleh resort-resort yang ada di sana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *