Weekend Gateway ke Kebumen Kemana Aja?

Assalamualaikum Sahabats …

Minggu yang lalu tetiba aja merasa sakau dan rindu berat sama pantai. Pokoknya harus ke pantai, dimana pun terserah deh yang penting bisa menghirup aroma laut meskipun hanya sesaat? Sempet bingung juga sih karena waktunya cuma weekend, kemana cari pantai yang cantik tapi tetep dengan modal seadanya hehehe. Akhirnya tercetuskah ide untuk eksplorasi kota Kebumen.

Seumur hidup aku belum pernah ke Kebumen yang katanya punya beberapa pantai yang cantik. Sempet browsing-browsing juga kalau ternyata memang benar pantai di Kebumen cantik karena memang masih termasuk Pantai Selatan Jawa. Abang pun langsung setuju aja karena memang kita berdua pengen ke tempat yang baru dan cari suasana yang tentu saja berbeda.

Setelah japri temen yang asli Kebumen, kami langsung setting Google Maps dan bismilah berangkat ke Kebumen. Perjalanan dari kota Semarang cukup lama juga sekitar 5jam. Jalan tol baru nyampe Bawen aja jadi lepas dari situ yang mana masih cukup jauh kami ambil rute jalan Deandles. Meskipun jalannya nggak lebar tapi mulus kok, so overall cukup oke lah untuk dilalui.

Jam 08.00 kami cabut dari Semarang dan mendarat di Kebumen sekitar jam 13.00. Setelah makan siang kami check in hotel, rehat sebentar, shalat ashar dan langsung cuuzz ke tujuan pertama. FYI jarak dari kota Kebumen ke pantai memang cukup jauh, jadi luangkan waktu yang cukup ya Sahabats. Semua pantai di Kebumen mengarah keluar kota, tepatnya searah dengan jalur menuju Cilacap. Ada beberapa pantai di lokasi tersebut, tapi lagi -lagi karena waktu, hari itu kami cuma bisa mampir ke satu pantai saja

Pantai Menganti, Best Beach in Kebumen

Katanya sih pantai Menganti ini jadi top list wisata di Kebumen, makanya kami pun memutuskan untuk ke sana meskipun jaraknya cukup jauh dan medannya cukup menantang. Jalan yang kami lalui udah macam mendaki gunung lewati lembah gitu deh, tapi pengalaman yang seru sih bagi kami. 🙂

menganti beach from the top

setelah membayar uang masuk sebesar 12.500, mobil kami dipandu untuk masuk ke area parkir. Uang masuk ini sudah termasuk bayar jasa mobil pengantar yang akan mengantar kita naik sampai ke puncak bukit. Jadi kita bisa menikmati pantai Menganti dari atas (bird view) dan langsung di pantainya, atau dari bawah. Keduanya sama-sama cantinya Sahabats.

Menyambut senja di pantai Menganti

Seperti kebanyakan kontur pantai di Selatan Jawa, pantai Menganti dikelilingi bukit-bukit tinggi menjulang yang bikin pemandangan makin syahdu. Di pantainya sendiri ada banyak bebatuan besar yang cocok jadi background foto dan buat duduk cantik sambil menikmati desir angin laut sembari menyambut sunset. What can I say? It was one of the best sunset view I’ve had ever seen. Masyaallah banget deh. 🙂

Pantai Suwuk

Perjalanan yang jauh memaksa kami cuma bisa explore satu pantai aja di hari Sabtu. Anak-anak udah kelihatan capek, jadi ya udahlah, lepas dari pantai Menganti kami mampir makan malam sate ambal yang katanya kuliner khas Kebumen dan langsung balik hotel. Minggu pagi udah fully charge lagi untuk lanjut ke pantai berikutnya.

Pantai Suwuk berada di desa Suwuk, kecamatan Puring, Kebumen. Salah satu pantai favorit penduduk lokal karena fasilitasnya cukup lengkap tapi harganya murah meriah. Kami nggak lama di pantai Suwuk. Cuma ngintip bentar aja karena kami lebih memilih lanjut ke Pantai Karang Bolong yang lokasinya bersebelahan dengan pantai Suwuk.

Pantai Karang Bolong

Sesuai dengan namanya, di pantai ini ada sebuah karang besar yag berlubang di tengahnya dan membentuk goa. Spot karang bolong inilah yang jadi primadona dilokasi ini. Goa karangbolong ini nggak terlalu besar sih, cuma sekitar 30m panjangnya, dengan tinggi 5 meteran tapi usianya konon sudah jutaan tahun dan memang cantik sih penampakannya. Di bagian atasnya banyak sarang burung walet yang katanya rutin di panen sebagai sumber pemasukan penduduk setempat.

Pantai Karang Bolong, Kebumen
Karangbolong beach

Dari ujung goanya kita bisa langsung main pasir dan berkejaran sama ombak, But please be carefull karena seperti pantai Selatan yang lainnya, ombak di pantai Karang Bolong ini cukup dahsyat jadi agak dag dig dug juga pas main di pantai Karangbolong sama baby K.

pantai karangbolong kebumen
karangbolong

Benteng Van Der Wijk

Jiwa dan raga sudah terpuaskan lihat pantai-pantai yang cantik, saatnya cari spot wisata lain. Ada banyak destinasi menarik di Kebumen tapi karena jarak antara sau dan lainnya cukup jauh kami cari aja lah yang seraha dengan jalan kami pulang. Akhirnya kami pilih mampir ke benteng Van Der Wijk. Benteng Van Der Wijk adalah benteng pertanahan yang dibangun oleh pemerintah HIndia-Belanda di abad ke 19. Lokasinya ada di kecamatan Gombong, nggak terlalu jauh lah dari pusat kota Kebumen.

tampak depan benteng Van Der Wijk Kebumen
Benteng Van Der Wijk

Dari kejauhan warna merah yang mendominasi benteng ini tampak mencolok dibanding bangunan-bangunan kuno di sekelilingnya. Meskipun hari Minggu tapi benteng itu sepi banget pengunjung. Good for me sih jadi bisa puas explorenya, tapi sedih juga karena wisata sejarah sudah mulai terlupakan rupanya.

Benteng ini memiliki 16 barak dengan ukuran 7,5 x 11 m2. Kompleks bangunan di sekitar Benteng Van der Wicjk adalah barak militer yang awalnya digunakan untuk meredam kekuatan pasukan Pangeran Diponegoro. Karena kehebatan beliau yang juga didukung pemimpin-pemimpin lokal di selatan Jawa, Belanda menerapkan taktik benteng stelsel yaitu pembangunan benteng di lokasi yang sudah dikuasainya. Tujuannya untuk memperkuat pertahanan sekaligus mempersempit ruang gerak musuh, terutama di karesidenan Kedu Selatan. Benteng ini didirikan atas prakarsa Jenderal Van den Bosch. Pada jaman penjajahan Jepang, kompleks benteng ini menjadi tempat pelatihan prajurit PETA. Sekarang kompleks di sekitar benteng menjadi kompleks dan barak militer TNI AD.

bagian dalam benteng

Supaya jadi lebih menarik lagi, di seputaran benteng dilengkapi dengan permainan anak dan ada beberapa warung juga. Benteng ini bisa jadi spot foto yang menarik lho karena memang bangunannya jadul dan khas Belanda banget kan. Ada satu hal yang unik banget dari Benteng Van Der Wijk ini Sahabats. Kalau kalian sanggup naik sampai atas akan kalian temukan kereta api yang bisa mengantarkan pengunjung keliling bagian atap benteng, lucu kan?

Dari atas sini kelihatans emua deh pemandangan baik area dalam benteng maupun luarnya. Bagian dalam benteng dulu dijadikan barak militerm pos jaga, dan kantor. Meskipun kata orang benteng ini rada-rada angker gimana gitu, tapi alhamdhulilah selama di sana kami baik-baik aja sih. Selama kita jaga kesopanan dan nggak aneh-aneh insyaallah nggak akan ada apa-apa lah. Berdoa dulu sebelum masuk ya, biar bebas hambatan heheh…

Puas kah liburan di Kebumen? Puas tapi pengen ngulangin lagi secara masih banyaaaak banget tenpat keren yang belum terjamah. Soon lah insyaallah. 🙂

Be Sociable, Share!

One Reply to “Weekend Gateway ke Kebumen Kemana Aja?”

  1. lokasinya kayak yang buat shooting film the raid..
    wah terpenjara ya mak

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.