Bersama Teman Hidup Traveloka, Wujudkan Impian Mensyukuri 16 Tahun Pernikahan di Puncak Kawah Ijen, Banyuwangi

Assalamualaikum Sahabats …

Ada 1 wish list yang sangat ingin kuwujudkan di awal tahun 2023 nanti. Melihat keajaiban dunia, blue fire, dan menyambut sinar matahari pagi pada 20 Januari 2023 di ketinggian 2368 mdpl. Tepatnya puncak Kawah Ijen, Banyuwangi. Bersama sang #temanhidup merayakan 16 tahun kebersamaan.

Setelah memasuki tahun ke 15 tahun pernikahan sepertinya sudah tidak ada lagi kejutan yang kami harapkan. Sudah banyak yang kami lewati bersama. Masa bahagia, pun masa sulit penuh ujian. Mengawali perjalanan dari nol dan sekarang tiada hari tanpa bersyukur atas semua karunia yang Allah berikan pada kami.

Salah satu rahasia yang bikin kami semakin solid sebagai teman hidup adalah hobi kami traveling. Kedengarannya sepele ya Sahabats, tapi dari aktivitas traveling kami belajar banyak hal. Selain belajar berkomunikasi yang efektif, dari traveling kami belajar saling berbagi tugas ketika traveling bersama anak-anak. Termasuk juga belajar mengelola waktu dan uang dengan efektif.

sungai maron
hobi traveling yg membuat kami makin solid sbg pasangan

Aku termasuk orang yang boros dan nggak pinter mengatur keuangan, sedangkan pak suami sangat teliti untuk urusan ini. Jadi ketika bikin itinerary aku biasanya harus menyesuaikan dengan budget yang udah dianggarkan abang. Aku orang yang gampang panik tapi nggak bisa diem, sementara abang orangnya adem dan bijak tapi banyak diemnya.

Semua perbedaan yang ada dalam diri kami justru jadi bumbu penyedap sekaligus saling mengisi. Ada kalanya juga sih nggak sepaham tapi selalu ingat bahwa nggak ada rumah tangga yang sempurna apalagi manusia sempurna. Ya kaan? πŸ™‚

Covid dan LDR Jilid 2

Pandemi Covid  mendatangkan ujian yang berat bagi banyak keluarga, tak terkecuali kami. Abang yang lagi merintis usaha mendapatkan ujian besar. Kami mengalami kerugian sangat besar. Banyak hal yang harus kami relakan termasuk tabungan dan rencana untuk liburan keluarga.

Ini adalah salah satu ujian terberat, sementara kami harus menyiapkan dana yang cukup besar untuk kakak Nadia masuk SMP. Nggak ada yang bisa dilakukan selain mengandalkan satu sama lain. Menguatkan bahu masing-masing agar tetap bisa tersenyum dihadapan anak-anak.

Untunglah bersama dengan kesulitan Allah sudah menyiapkan jalan keluar bagi kami. Banyak rencana harus terntunda tapi banyak juga hikmah yang bisa dipetik dari pandemi. Salah satunya kami menjadi makin solid sebagai teman hidup. Meskipun kami dipaksa untuk menjalani LDR jilid 2. πŸ™

Dampak dari lesunya usaha membuat pak suami harus bekerja lebih keras lagi. Bahkan memutuskan untuk menjalani LDR demi bisa memenuhi kebutuhan yang kian hari kian merangkak naik. Sedih sih kalau lihat perjuangannya buat kami. C’est la vie, dalam hidup memang kadang harus ada yang dikorbankan demi kebaikan bersama.

bangsring underwater
snorkeling di Bangsring Underwater, Banyuwangi

Secangkir Kopi dan Tentang Rencana Bulan Madu Kedua

Katanya LDR itu bisa bikin kangen jadi berlipat dan tiap kali ketemu jadi lebih romantis. Tapi aku nggak merasaka itu Sahabats. Tiap kali pulang saat weekend abang sudah kelelahan dan lebih banyak tidur. Kalaupun ada quality time, abang lebih memilih bonding sama anak-anak untuk mengganti waktu yang terbuang. Dia lupa kali ya kalau ada istri yang butuh quality time? HIks..jadi curcol.

Suatu pagi ditemani secangkir kopi dan suara rintik gerimis, abang bercerita kalau akhir tahun nanti pengen cuti sejenak untuk family roadtrip. Abangku memang hobi nyetir Sahabats, jadi kami seringkali melakukan roadtrip sembari mampir ke kota-kota yang kami lewati.

Berhubung semester kedua nanti kakak sudah harus fokus belajar untuk persiapan masuk SMA, abang pengen ngajakin we time. Kami sepakat untuk roadtrip keliling Jawa Barat, karena sebelum pandemi kami sudah sempat roadtrip sampe ke ujung Jawa Timur, tepatnya Banyuwangi.

wisata hits banyuwangi
berkunjung ke Taman Nasional Baluran

Pengalaman roadtrip ke Banyuwangi jadi salah satu memori paling berkesan bagi kami. Banyak aktivitas seru yang kami lakukan, dari mulai snorkeling sampai menjelajah Taman Nasional Baluran yang dijuluki Africa van Java. Namun, ada 1 agenda yang harus kami batalkan mengingat waktu itu Keumala masih berusia 2tahun.

Untuk mencapai puncak Kawah Ijen dimana blue fire berada, diperlukan kurang lebih 2 jam perjalanan. Jalurnya menanjak bahkan kemiringannya mencapai 45 derajat. Stamina yang tangguh memang penting banget. Β Belum lagi kandungan gas sulfur dioksida yang tinggi di sekitar kawah membuat kita harus mendaki dengan menggunakan masker gas. Sayangnya masker gas belum ada untuk anak-anak. Ini yang bikin kami tegas memutuskan batal ke kawah IJen.

Fenomena Blue Fire di Kawah Ijen

Apa sih yang special dari Kawah IJen? FYI, Kawah Ijen merupakan kawah asam pada bagian puncak Gunung Ijen dengan danau yang memiliki kedalaman 200 meter. Kawah Ijen terletak di cagar alam Taman Wisata Ijen di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso. Dari puncak, Sahabats bisa melihat bagaimana kegagahan Gunung Merapi, Gunung Raung, Gunung Rante, dan Gunung Suket. Subhanallah.

Selain itu ada fenomena alam langka yang disebut blue fire. Uniknya hanya 2 tempat di dunia ini dimana kita bisa melihat blue fire, di Islandia dan Kawah Ijen, Banyuwangi. Jadi setidaknya sekali seumur hidup pengen dng bisa menyaksikan kebesaran Allah ini.

Muncak ke kawah Ijen. Impian yang sejak lama aku pengen wujudkan banget. Sedihnya udah sampai Banyuwangi tapi gagal liat blue fire itu masih kerasa sampai sekarang. Andaikan ada kesempatan pengen deh bisa ke Banyuwangi lagi, demi bisa menyaksikan keajaiban dunia yang hanya ada di kawah Ijen.

kawah Ijen
foto kiriman seorang sahabat ketika di Kawah IJen jadi pencetus ide second honeymon

Sekali Lagi Memupuk Impian ke Kawah IJen Bersamamu

Rencana family roadtrip pun berlanjut ke kenangan saat family trip ke Banyuwangi. Aku bilang kalau ada kesempatan pengen deh mengulang ke Banyuwangi tapi berdua aja. Abang menanggapi dengan senyuman. Aku tau abang juga menginginkan hal yang sama, tapi apa kabar para bocah?? Tega nggak sih ninggalin mereka sementara kami liburan berdua aja?

FYI Sahabats kami memang hampir nggak pernah liburan berdua aja. Terakhir pergi berdua adalah saat umrah di tahun 2015. Ancient history banget kan hehehe. Gagasan untuk quality time berdua aja mulai merangsek di otakku. Lucu juga kali ya kalau bisa merayakan anniversary di puncak Kawah Ijen? πŸ™‚

Tanpa sepengetahuan abang aku mulai browsing info seputar Kawah Ijen. Dari mulai budget perjalanan, hotel, biaya guide yang nganterin muncak, sampai tips mendaki Kawah Ijen. Bahkan semua info kucatat rapi di jurnal.

Menghitung Budget Perjalanan ke Kawah Ijen

Itinerary perjalananpun mulai kususun berbekal informasi dan aplikasi andalan para traveler, Traveloka. Dari searching via Traveloka Hotel, aku tertarik sama Illira Hotel yang view Selat Bali. Memang lokasi hotelnya jauh dari Kawah Ijen tapi karena judulnya second honeymoon jadi wajib dong cari hotel yang nyaman. πŸ™‚

Rencana perjalanan di mulai 18 Januari 2023. Naik kereta api Semarang – Banyuwangi butuh waktu 10 jam. Jadi mulai check in hotel 19 Januari, istirahat di hotel sambil menikmati kota Banyuwangi. Dini hari 20 Januari dimulailah pendakian menuju Kawah Ijen.

Budget yang dibutuhkan kurang lebih 6jutaan. Lumayan besar tapi demi mewujudkan impian second honeymoon ini aku udah punya sedikit tabungan. Masih ada waktu sekitar 3 bulan lagi untuk bisa nabung kekurangan budget. Untungnya pesan tiket kereta dan hotel via Traveloka juga jadi dapet promo yang lumayan.

Insyaallah kalau itinerary nya udah solid bakal aku tunjukan ke abang. Atau biarkan jadi kejutan aja ya? Soalnya abangku memang bukan tipe romantis dan juarang banget kasih surprise. Jadi memang kayanya harus aku duluan yang bergerak supaya rencana second honeymoon ini bisa kesampean.

Gimana pun hasilnya nanti, niatan ini diawali dari mimpi. Seperti impian kami waktu menikah dulu jadi family traveler yang bisa keliling dunia sekeluarga. Doakan ya Sahabats supaya rencana second honeymoon di puncak Kawah Ijen bisa terlaksana.

The pandemic is over and we are now living in a new normal era. Sudah saatnya kembali menjelajahi dunia, menikmati kepingan surga yang tersebar di seantero negeri kita. Yuk kita #lihatdunialagi. Tinggal pilih destinasi impian Sahabats dan Traveloka yang akan urus sisanya. Dari urusan transportasi sampai #staycationjadi lebih mudah dan murah.

Cuuzz Sahabats bikin itinerary liburan impian dan buka aplikasi Traveloka lewat link ini ya. If you can dream it, you can do it. πŸ™‚

One Reply to “Bersama Teman Hidup Traveloka, Wujudkan Impian Mensyukuri 16 Tahun Pernikahan di Puncak Kawah Ijen, Banyuwangi”

  1. Aaamiiin, semoga planning ke kawah Ijen nya lancar ya mbaaa. Ga sabar baca cerita2 kalian nanti di sana. Banyuwangi itu udh lama masuk listku , tapi blm kesampaian. Pengennya kalo kesana ntr naik mobil. Nunggu liburan anak2 dulu kayaknya.

    Traveloka udh jadi andalanku sejak dulu. Berkali2 dpt tiket murah, hotel murah, malah pernah gratis Krn poin2 yg dikumpulin lumayan banyak. Dan yg aku seneng, traveloka itu pilihannya ga cuma Indonesia. Tapi juga tempat wisata di LN. Aku selalu beli JRPass tiap kali ke Jepang dr traveloka. Hrganya bersaing bangetttt.

    Trus tiket2 themepark di Jepang, Korea, Malaysia dan nanti Desember mau ke US, aku beli tiket museum 9/11 di traveloka juga. Ga nyangka adaaa loh. Jadi ga harus kuatir beli online di website luar. Suka bikin bingung kadang mana pake dolar. Kalo di traveloka kan udh dlm Rp.

    Jadi kalo ada temen2 yg nanya aku bisa sering traveling dan dpt tiket murah, ya Krn rajin mantengin OTA Trutama traveloka ini πŸ˜„

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.