Alhamdhulilah semakin kesini, perkembangan kota Semarang makin baik. Termasuk juga di bidang pariwisatanya. Kalo dulu nih, setiap kali ada yang nanya ke aku, ‘kalo ke Semarang tuh mo ngapain? Apa yang bisa dilihat?’ Pertanyaan kaya gini nih yang butuh waktu lama buat menjawabnya. Soalnya dulu memang pergerakan Semarang sebagai ibukota Jawa Tengah cukup slow dan melow dibandingin dua ibukota di Jawa.
Assalamualaikum Sahabats ….
Apa kabar dunia? Rasanya udah lama banget nggak update blog tercinta ini yang sudah mulai berdebu dan usang saking kelamaan ditinggal mudik. Semoga bulan ini bisa lebih konsisten ngeblog lah. Aniweiii …. sehari sebelum meluncur mudik ke Aceh, kami sempet mampir ke kawasan kota lama Semarang. Agak ragu juga karena malamnya hujan deras, kota lama kan langganan banjir tapi alhamdhulilah lho siang itu air sudah surut. Jadilah rencana kami melipir ke tempat wisata terbaru di Semarang terlaksana. 🙂
credit
New in Town
Yup!! Old City 3D Trick Art Museum masih baru banget di launching di kota Semarang tercinta. Lokasinya berada di kawasan kota lama (old city) Semarang yang penuh dengan gedung-gedung cantik peninggalan kolonial Belanda. Sepertinya sih Old City 3D Trick Art Museum ini adalah salah satu realisasi rencana dari Pemkot Semarang yang memang pengen menghidupkan lagi kota lama Semarang.
Selama ini hanya beberapa gedung tua di kawasan kota lama yang memang sudah terkenal dan jadi icon wisata kota Semarang. Sebutlah Gereja Blenduk, stasiun Tawang, dan Galeri Semarang. Gedung lainnya?? Hidup segan mati tak mau, tergerus panas dan rob yang nggak pernah absen di kota Semarang. Sebagai pecinta gedung tua sedih aja rasanya liat gedung-gedung yang sebenernya masih cantik itu tak tersentuh. Alhamdhulilah Pemkot punya rencana menghidupkan lagi kota lama. Beberapa gedung tua mulai direnovasi, ada yang sudah alih fungsi jadi cafe, dan yang terbaru Old City 3D Trick Art Museum ini. 🙂
my sweet balerina
Narsis di Museum
Selama ini yang namanya museum kan selalu identik dengan kesan membosankan, gelap, spooky, pokoknya bikin males main ke Museum lah. Sekarang ini perlahan, anggapan itu mulai berubah sejak ada 3D Museum. Di Indonesia sendiri kalo nggak salah sudah ada 2 Museum 3D, Museum 3D yang ada di Denpasar, Bali; dan satu lagi De Mata Trick Eye Museum yang ada di Yogyakarta. Old City 3D Trick Art Museum ini punya ide yang sama dengan kedua museum 3D sebelumnya. Puluhan gambar dan lukisan 3D terpasang di Museum lengkap dengan fotografer dan contoh foto yang oke supaya gaya kita bisa maksimal.
Harga Tiket Masuk (HTM) untuk Old City 3D Trick Eye Museum ini menurutku cukup mahal sih untuk ukuran wisata di Semarang pada umumnya sih. De Mata di Yogyakarta aja cuma memasang tarif Rp.35.000 (terakhir kali kami kesana ya) dengan pilihan foto yang lebih banyak. Old City 3d Trick Eye Museum mematok tarif Per orangnya Rp. 50.000. Makanya kalo udah niat narsis disini, puas-puasin deh foto di semua gambarnya, kalo perlu bergaya beberapa macem deh supaya ga menyesal di kemudian hari. Pantang pulang sebelum memori hape full. 😛
tukang fotonya ikutan narsis juga 😛
Museum model 3D begini emang kayanya lagi digandrungi dimana-mana yes, seiring dengan pesatnya perkembangan social media terutama Instagram yang memang memfasilitasi budaya narsis yang kian hari memang makin parah. Kebutuhan untuk narsis makin tinggi dan beberapa orang kreatif menangkap fenomena ini sebagai lahan bisnis. Pinter yah.
Nggak ada salahnya kok narsis, aku pun termasuk salah satu yang hobby pepotoan. Waktu hamil Nadia dulu belum musim sosmed dan nggak ada juga keinginan buat foto, nah sekarang banyak tempat dan fasilitas oke yang menunjang. Perut gendut dan pipi yang makin tembem bisa lah disiasati demi bisa foto-foto disini hehehe.
the three musketeers
Oya, ngajakin anak-anak ke Old City 3D Trick Eye Museum ini juga pastinya seru lho, apalagi kalo anaknya suka di foto juga kaya Nadia. Hampir semua gambar mau dicobanya, fotografer pribadi kami alias si abang sampe kewalahan melayani nona cantik ini. Kebetulan kami kesini juga ngajakin kakak dan keluarganya yang bentar lagi bakalan pindah ke Jakarta. Pengen nyenengin dua ponakan tersayang sebelum mereka pindah. Ponakan yang biasanya paling ogah di foto juga semangat banget lho pas kesini. Seneng sih liatnya, jadi nggak sia-sia ngeluarin duit 50.000 .
3D Museum ini juga jadi tempat wisata yang cocok buat keluarga. semua anggota keluarga bebas berekspresi, bahkan ada beberapa frame yang bisa buat foto keluarga juga lho. Liburan keluarga yang sederhana tapi dijamin seru dan penuh tawa deh pokoknya.Yuk yang di Semarang atau lagi berencana ke Semarang, mampir ya ke Old City 3D Trick Eye Museum
Alamat Old City 3D Trick Art Museum, Kota Lama Semarang : Jl. Letjend Suprapto No 26 Kota Lama Semarang No. Telepon : 081283065626, 0822-2669-7069
Jam Buka Old City 3D Trick Art Museum, Kota Lama Semarang: Pukul 10.00 – 22.00 WIB
Assalamualaikum Sahabats …..
Sejak tanggal 18 Juni kemarin anak-anak udah mulai libur sekolah. Dan liburannya itu puanjaang dan luamaaa banget. Sayangnya juga si emaknya ini belum juga libur karena anak mahasiswa keukeuh pengen menyelesaikan kuliah sebelum libur lebaran. So sementara orang lain kerjanya sedikit lebih santai di bulan Ramadhan ini atau bahkan ada yang udah libur, aku masih kejer-kejeran menyelesaikan 16 kali pertemuan plus ujian. #curcol
Assalamualaikum Sahabats …
Nggak berasa ya, tau-tau udah separuh jalan bulan Ramadhan. Semoga semakin mendekati akhir Ramadhan semakin semangat ya ibadahnya. Sambil terus memupuk semangat ibadah, biasanya di penghujung Ramadhan kita udah mulai sibuk sama urusan persiapan mudik. Kalau mudiknya cuma deket aja sih enak ya. Tinggal cuuzz tanpa perlu ribet, tapi gimana kalo mudiknya antar Provinsi, nyebrang Pulau, atau bahkan lintas negara??
Assalamualaikum Sahabats …
Sahabats, ternyata sampai hari ini masih banyak lho orang yang lebih memilih solo traveling, sekalipun mereka sudah berkeluarga. Alasannya sepele, ribet dan rempong kalau kemana-mana harus bawa anak. Mungkin juga nggak bisa menikmati perjalanan kalau harus memboyong seluruh keluarga traveling, belum lagi mikirin budget. Ah … pokoknya traveling with kids itu rencana kesekian deh. Masih banyak waktu untuk merealisasikannya. Toh mereka akan tetap jadi anak kita sampai kapanpun? Hhhmmm… benarkah begitu?
Assalamualaikum Sahabats ….
Day2 Ramadhan. Semoga puasanya lancar dan penuh berkah ya sahabats. Ramadhan selalu jadi waktu yang menyenangkan untuk berkumpul bareng seluruh keluarga. Sesederhana seperti sahur dan buka bersama, asalkan bareng keluarga tercinta, momen Ramadhan rasanya berkesan banget ya. Quality time bareng keluarga memang penting dan memang harus disempatkan bahkan dijadwalkan rutin supaya kehangatan keluarga selalu terjaga. Inilah yang aku pelajari dari mbak Ade Anita.
Assalamualaikum Sahabats ….
Apa kabar sahabats? Pastinya seger dong setelah long weekend kemarin. Badan dan hati udah di recharge dan siap beraktivitas lagi. Aku sendiri meskipun agak sedih karena liburan yang sudah aku rencanakan sejak tahun kemarin terpaksa gagal. Tahun kemarin kami sudah sepakat untuk mendaki Gunung Prau di Dieng long weekend ini. Persiapan juga sudah dilakukan tapi Allah rupanya berkehendak lain. Qadarullah aku hamil setelah 5 tahun menunggu. Seneng banget tapi ya itu, terpaksa merelakan rencana pendakian yang akhirnya diwakilkan mak Myra Anastasia dan keluarganya. 🙂
Assalamualaikum Sahabats …
Welcome May! Bulan yang special buatku nih sahabats. Bukan karena aku ulang tahun lho tapi blog tercinta ini yang ulang tahun. Doakan ya bisa terus itiqamah menulis dan berbagi seputar family traveling. Sembari berburu sponsor untuk Giveaway ultah blogku (yuk yang mau jadi sponsor japri yes hehehe), kali ini aku mau mengulas sosok penulis perempuan yang super duper keren.
Setelah kemarin membahas soal mbak Ernawati Lylis, sang penulis buku anak, dan mbak Naqiyam Syam yang sudah menerbitkan puluhan buku antologi, kali ini giliran mbak Eni Martini. Tahu dong siapa mbak Eni Martini? 23 buku sudah lahir dari tangan berbakatnya. Hebatnya lagi salah satu novelnya, Toilet 105, yang bergenre horror sudah difilm kan oleh MPlus production House. Wuiiihh kereenn ya. 🙂
Aku melihat sosok Eni Martini sebagai sosok perempuan tangguh. Gimana enggak coba? Bukan hal yang mudah lho menghasilkan 23 novel, puluhan cerpen, mengelola online book store, dan masih bisa menjalankan blognya dengan baik. Hebatnya lagi mbak Eni Martini sudah punya 4 anak dan mengurus keluarganya tanpa ART. Canggih banget nggak sih mbak Eni Martini??
Eni Martini yg cantik
Sementara diluaran sana masih banyak orang (termasuk aku) yang mengeluh tentang segudang masalah hidup dan kesulitan membagi waktu, mbak Eni Martini sukses membuktikan paa dunia bahwa menjadi ibu dari 4 anak bukanlah alasan untuk berhenti berkarya. Kalau udah gini jadi merasa malu deh, aku yang anaknya baru sebiji ini selalu aja punya alasan untuk menunda-nunda menulis. #tutupmukapakewajan
Dari hasil ngepoin blognya mbak Eni Martini yang dilabeli duniaeni.com ini, terbacalah kalau mbak Eni memang ibu yang super sibuk tapi sangat mengutamakan keluarganya. Apalagi semenjak adanya si ganteng Pendar, anak bungsu mbak Eni, hidup mbak Eni makin penuh warna deh. Blog mbak Eni mbak Eni banyak mengulas Pendar, dari mulai masa kehamilan sampai sekarang. Jadi buat yang butuh baca artikel parenting atau cari resep MPasi bisa banget main ke blog mbak Eni.
Dari 9 menu di blog mbak ini, Aku sendiri paling suka menu blog aku dan impianku. Sebagai pemimpi kelas akut, aku suka banget membaca dan belajar kisah sukses orang-orang yang berhasil meraih mimpinya. Tujuannya sederhana aja sih, aku pengen mengikut jejak sukses mereka supaya kelak aku bisa juga meraih mimpi-mimpiku.
beberapa novel karya Eni Martini
TIME MANAGEMENT ALA ENI MARTINI
Mbak ini sudah mencintai dunia menulis sejak SD, dan istiqamah di jalan ini sejak itu. Perjalanan panjang yang seringkali berat ini tidak menghalangi mbak Eni untuk terus berkarya, pun ketika sudah menjadi ibu dari 4 anak. Jadi apa sih resep meraih impiannya menjadi penulis yang produktif?
Setiap manusia di dunia ini sudah di jatah waktu 24 jam sehari oleh Allah tapi tidak semua bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Ada yang merasa waktu berputar terlalu cepat saking sibuknya, ada yang menyia-nyiakan waktu dengan percuma sehingga waktu berlalu begitu saja, tapi ada pula yang bisa mengelola waktu dengan baik seperti mbak Eni. Kuncinya menurut mbak Eni cukup satu dan sederhana aja menurutku.
ngopi sambil baca novelnya mbak Eni asyik ya kayanya 🙂
KERJAKAN. Tuh kaaaann …..
KERJAKAN. Pekerjaan itu nggak akan selesai kalau nggak kita kerjakan. Maka selesaikan lah. Meskipun harus menulis di tengah segambreng kesibukan seorang ibu. Sambil nemenin anak main, belajar, atau bahkan masak. Nggak perlu muluk-muluk deh asalkan setiap kali nulis hanya menghasilkan 500-700 karakter, setidaknya kita sudah mengerjakannya. Sedikit demi sedikit tulisan kita akan selesai juga. Itulah enaknya menulis bisa disambi kapan saja. Mbak Eni biasa menulis ketika pagi hari atau malam setelah Pendar tidur malam. Selama kita konsisten menulism meskipun hanya selembar, tulisan kita pasti akan selesai.
Dan yang paling penting nikmati prosesnya. Meskipun harus berlelah-lelah dan membagi waktu dengan urusan rumah tangga, jangan banyak mengeluh. Nikmati semuanya. Anggap saja menulis sebagai selingan atau tempat melarikan diri dari kesibukan harian kita. Selama kita menjalani semuanya dengan ringan dan tanpa beban, semua akan jadi lebih mudah. Dan selama kita bergerak, maka jarak antara impian dan kenyataan akan semakin pendek dan akhirnya impian pun tercapai.
Sederhana ya, tips meraih mimpi ala Eni Martini. Kerjakan dan nikmati prosesnya. Hanya kita sendiri yang bisa mewujudkan impian kita. Apapun itu. Yuk mulai bergerak dan kerjakan karena impian kita akan tercapai selama kita bergerak. One step at a time. 🙂
Assalamualaikum Sahabats …
Tips liburan irit ke Makassar. Hal yang paling menyenangkan buatku setelah melihat kalender baru adalah menandai tanggal merah. Bahagia aja gitu kalo liat tanggal merah betebaran dan bawaannya tu udah pengen ngebolang aja hehehe. Seperti awal tahun kemarin, tanggal merah sudah kami tandai dan rencana family backpacking pun dimulai. Dengan budget yang sudah di jatah bapak boss, aku tinggal menyesuaikan aja maunya kemana. Tahun ini targetku pengen ke Indonesia Timur. 🙂
Assalamualaikum Sahabats …
Duuhh senengnya akhirnya bisa ngeblog lagi setelah beberapa minggu kemarin ngebut nyelesein naskah calon buku ketiga. Sambil bersih-bersih lumut dan jamur yang mulai tumbuh di blogku hari ini aku pengen membahasa tentang seorang ibu yang luar biasa. Pas banget momentnya sama hari Kartini kan? Salut banget sama ibu satu ini yang rela meninggalkan karirnya demi mengurus anak-anak tercinta. Dan hebatnya lagi beliau tetep eksis di jagad raya penulisan dan perbloggingan? Ada yang tau siapakah gerangan ibu keren ini??
Assalamualaikum Sahabats …
Sahabats suka atau punya banyak koleksi batik? Well, dulu aku nggak begitu suka. Perasaan yang pake batik itu orangtua dan nggak keren. But it was a long time ago. Sekarang model batik kece, apalagi warnanya yang cerah ceria. Suka banget. Alhamdhulilah sekarang udah punya beberapa koleksi batik dari berbagai kota, sayangnya malah batik Semarang aku belum punya. Batik Semarang?? Emang ada ya?
Assalamualaikum Sahabats … Sahabats suka membaca? Buat aku membaca adalah hal paling menyenangkan setelah traveling. Ibarat kata hanya dengan duduk diam membaca buku kita bisa traveling ke berbagai tempat menyenangkan di seluruh penjuru dunia. Pengen ke Italia atau duduk manis di bawah menara Eifel? Nggak perlu keluar banyak duit, tinggal cari buku dengan setting tempat tersebut. I called it traveling without moving. 🙂
Assalamualaikum Sahabats … Sahabats suka atau rutin berolahraga? Kalau aku sendiri sih bukan tipe orang yang rutin berolahraga tapi sesekali suka juga menyempatkan olahraga. Nggak harus selalu nge-gym atau olahraga yang makan banyak waktu dan biaya. Cukup yang ringan dan bisa dilakukan sembari mengerjakan aktivitas lainnya. Seperti memilih naik tangga ketimbang naik lift saat di kantor, nganterin Nadia les renang dengan jalan kaki, sesekali ikut berenang, jalan-jalan ke mall, atau traveling. Nah yang terakhir ini, olahraga paling menyenangkan buatku hehehe. Eh tapi kalian udah pada tahu belum sih kalo ternyata hanya dengan berolahraga kita bisa berbagi pada sesama lho.
A mom who loves to explore the world, teach little hearts, and whip up delicious meals along the way. I share our adventures, travel tips, and recipes inspired by the places we visit. Join me as we discover new corners of the world. 💛✈️🍲
Welcome to Momtraveler – your go-to guide for family adventures, smart travel tips, and everyday mom life. Inspiring families to explore the world, one meaningful journey at a time. Click here for more about me
Nadia's Mom | Traveller | English Teacher and More ...