Pengalaman Menginap di Hotel Namira Syariah Surabaya

Assalamualaikum Sahabats ….

Bisa dibilang pengalaman kami menginap di hotel namira syariah di kota Surabaya ini semacam kecelakaan yang menyenangkan. Sempat bingung harus menginap dimana karena memang nggak ada planning bermalam di Surabaya. Dan pilihan pun akhirnya berlabuh di hotel Namira syariah, Surabaya.

Awal bulan Juli kemarin aku kedatangan kakak ipar dari Aceh yang pengen ngajakin keluarganya liburan kemari. Setelah beberapa hari menjelajah Semarang dan Jogja, mereka request ke Surabaya. Sekalian silaturahmi kakaknya abang yang memang tinggal di sana.

Setelah puas nganterin kakak ipar liburan ke Malang, kami mengantarkan mereka ke Surabaya. Rencananya kami mau langsung balik ke Semarang tanpa menginap lagi. Qadarullah Keumala munntah-muntah dan badannya panas. Melihat Keumala yang lemah lunglai, mana tega kami maksain perjalanan jauh lagi ke Semarang. Akhirnya kami putuskan menginap di Surabaya.

Hotel Namira Syariah Lokasinya Strategis

Entah kenapa aku langsung kepikiran hotel Namira syariah yang lokasinya persis berhadapan dengan Masjid Agung Al Akbar, Surabaya. Kebetulan memang rumah kakak ipar dekat juga dari situ, ya udah lah nggak pake lama kami langsung booking via online dan alhamdhulilah langsung dapat kamar.

Dari kejauhan sudah nampak gedung tinggi yang jadi lokasi hotel Namira syariah. Sekilas nggak ada yang istimewa dari bentuk bangunannya, dindingnya bernuansa coklat muda, soft banget. Meskipun begitu karena memang lokasinya yang strategis banget, dekat banget sama pintu toll waru dan persis berhadapan dengan masjid kebanggaan orang Surabaya. Pas banget untuk lokasi sebuah hotel syariah ya Sahabats. 🙂

Hotel Namira Syariah memiliki 71 kamar tidur yang terbagi menjadi 4 tipe kamar. Ada ruangan yang biasa digunakan untuk resepsi pernikahan, plus meeting room juga.

Baca juga pengalaman menginap di hotel Azizah Syariah, Solo

Hotel yang Nyaman dan Fasilitas yang Syar’i

Ba’da magrib kami memutuskan segera check in supaya Keumala bisa istirahat. Sesampainya di hotel Namira Syariah kami disambut staff hotel dengan senyuman dan salam. Lobby hotel kelihatan cukup nyaman dengan nuansa Timur Tengah yang cukup kental. Pengennya sih ambil beberapa foto sayangnya Keumala mulai merengek, capek kali ya.

Urusan administrasi beres, staff hotel mengantarkan kami menuju kamar. Sepanjang jalan alunan murattal terdengar, bikin hati sejuk. Memang salah satu kebijakan hotel syariah adalah memutarkan murattal Al Quran selama 24 jam Sahabats supaya pengunjung hotel jadi adem hatinya dan siapa tau tergerak ikut ngaji kan. 🙂

Diluar ekspektasiku Sahabats, kamarnya cukup luas lho, nyaman pulak. Kamarnya bernuansa coklat muda dan merah, manis dan bikin nyaman. fasilitas di kamar pun lengkap, dari mulai kasur ukuran king size yang cozy, sajadah, Al quran, dan fasilitas standart hotel lainnya. Kamar mandinya pun bersih dan cukup lapang juga. Sesuai standart hotel syariah pada umumnya lah.

Alhamdhulilah berkat posisinya yang strategis malam itu kami nggak kesulitan mencari makan malam. Banyak mall dan restoran di sekitarnya, tinggal order go food dan semua pun beres.

Menikmati Subuh yang Sempurna di Hotel Namira Syariah, Surabaya

Satu pengalaman tak terlupakan saat kami menginap di hotel Namira Syariah Surabaya adalah ketika subuh datang. Lantunan ayat suci Al qur’a dari masijd Al Akbar mulai terdengar menjelang subuh. Suara adzan yang merdu menerobos tembok kamar dan langsung membangunkan kami dari tidur. Abanag nggak menyia-nyiakan kesempatan shalat subuh di masijd Al Akbar, sementara aku shalat di hotel aja sambil nungguin anak-anak yang masih terlelap.

Alhamdhulilah kami dapat kamar yang jendelanya persis menghadap masjid Al Akbar. So begitu selesai shalat aku buka gorden dong dan menemukan pemandangan yang luar biasa cantik. Langit pagi bersemu merah menyambut mentari yang naik dari peraduannya. Subhanallah, indahnya luar biasa.

Aku nggak bisa cerita banyak soal menu breakfastnya hotel Namira Syariah Surabaya nih sahabats karena kali ini kami memilih tipe kamar hotel yang non breakfast. Tapi kalau aku lihat di brosurnya sih, pilihan menunya cukup beragam dan ada hari tertentu dengan Arabian food seperti nasi kebuli, nasi mandhi, dan banyak lagi yang enak-enak deh. Next time harus nyobain nih makan menu Arab di hotel Namira syariah.

Buat Sahabats yang ada rencana ke Surabaya, baik sekedar transit atau untuk bisnis maupun liburan aku recommend menginap di hotel Namira deh. Lokasinya dekat banget dengan bandara internasional Djuanda, lokasinya strategis, ratenya cukup bersahabat, hotelnya bersih, nyaman, dan pastinya syar;i.

Be Sociable, Share!

12 Replies to “Pengalaman Menginap di Hotel Namira Syariah Surabaya”

  1. Ak jg hbs bobok sini lho mak..hehe deket masjid besar. Kalau pagi joging ada yg jualan banyak ddpn

  2. Wah catat ah..siapa.tahu butuh menginap di sekitar lokasi ini. Sayang tak sempat foto2 ya Muna..hehe..

  3. wah belum pernah nih, soalnya kalau mudik ke surabaya pasti bobok di rumah ortu hehehe. kayaknya boleh juga ya staycation sama keluarga besar di situ

  4. Waduuhh… dedek Keumala malah sakit ya pas halan-halan. Memang jadi bingung ya kalau pas perjalanan gini anak sakit. Yang kepikiran malah gimana caranya biar dia merasa nyaman dulu.

  5. Aku belum pernah ke Surabaya tapi boleh juga nih kapan-kapan diagendakan untuk sekedar klinong-klinong biar tau 🙂 dan lumayan juga infonya dari mbak muna bisa buat rekomendasi pas ada dinas ke surabaya buat pak bos nginep hehe

  6. Jadi nyaman ya, karena konsepnya sudah syariah. Bakal jadi jujugan kalo -entah kapan, blusukan kota pahlawan ni.

  7. Wah … Belum pernah ke sini, kalau ke Surabaya mesti nginep di saudara. Jadi pilihan utama deh, kalau ke Surabaya lagi

    1. Noted deh, bbrpa kali erince ngajakin k srbya. Ini bsa jd rekomendasi hotelnya, luci ya interior kamarnya kyak kubah masjid

  8. Udah kaget kok ada kecelakaan, ternyata ketidaksengajaan yang menyenangkan ya, mba hihi. Itu foto dari kamar kah, Mbak? Cakeeeeeep..

  9. Betah ya si hotel gini, kesannya adem..aku pernah coba yang di Pekalongan, ada murottal sepanjang malam ya di kamar

  10. Interiornya agak2 ala2 Maroko gitu ya Mba Muna, kapan2 kalau pas main ke Surabaya hotel ini bakal dijadiin salah satu alternatif buat nginep deh

  11. Huwaaa dalemnya apik dan keren ya Mom.
    Di Pekalongan juga ada Namira. aku belum pernah coba tapi heheheh. Agak mehong ya dibanding yang lain. Tapi keren. Moga kapan2 ada rejeki bisa ngerasain nginep di Namira

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.