Surat Cinta untuk Gandjel Rel

Dear Gandjel Rel

Sepertinya baru kemarin aku kembali ke kota Semarang tercinta setelah merantau ke kota lain selama beberapa tahun. Kembali ke kota yang jadi setting separuh hidupku tanpa punya rencana apapun. Aku kebingungan sampai akhirnya menemukanmu. Gandjel Rel yang menjadi rumah dan tempatku bertumbuh.

Nggak pernah terpikir sebelumnya kalau jalan takdir akan membawaku jadi seorang penulis. Suka nulis iya, tapi belum sadar kalau bakat itu ada dalam diriku. Dari satu artikel ke artikel lainnya, dari satu postingan berlanjut ke postingan lainnya dan bahkan jadi buku. Menulis yang awalnya sekedar iseng akhirnya berlanjut jadi sesuatu yang kucintai dan ingin kutekuni seterusnya.

IG @Gandjelrel

Ekspektasi awal ngeblog cuma sarana curhat dan sharing pengalaman backpacking sama keluarga dan berkembang sampai bisa menghasilkan pemasukan tambahan yang lumayan banget. Pastinya untuk sampai ke tahap ini butuh perjalanan panjang dan pembelajaran yang tiada akhir. Beruntung nya aku bisa menemukan komunitas seperti Gandjel Rel dimana nggak ada sekat antara founder dan member. Semua menyatu dengan semangat kekeluargaan.

Adalah mbak Uniek, teh Dewi Rieka, mbak Rahmi, mbak Wuri, dan Lestari yang meyakinkan aku kalau minder dan rendah diri nggak akan membawa kita kemanapun. Makasih ya para founder Gandjel Rel yang baik hati dan tidak sombong, berkat dorongan dan semangat dari kalian akhirnya aku bisa buang jauh rasa minderku, bahkan menyerap ilmu dari kalian semua, dan berhasil survive jadi blogger sampai hari ini. Semua pencapaian ku dari yang berbentuk materi sampai non materi, ilmunya kudapat dari Gandjel Rel dan GRes tersayang.

IG @wurinugraeni

Harapanku Bersama Gandjel Rel

Dunia perblogging-an dan social media yang terus berkembang membuat para blogger harus terus belajar supaya nggak tertinggal, begitu pun aku. Masih banyak PR yang harus aku selesaikan, termasuk urusan teknis ngeblog yang bikin pusing tujuh keliling. Lucky me bergabung di Gandjel Rel yang anggotanya punya beragam keahlian dan nggak pelit berbagi ilmu. Alhamdulillah pelan-pelan belajar menyesuaikan diri dengan perkembangan sosmed dan segala seluk beluknya

Riuh rendah dunia blogging dan sosmed akhir-akhir ini justru menyadarkan aku untuk kembali ke fitrahku. Tahun ini aku bertekad untuk kembali istiqamah di niche yang sudah aku geluti sejak awal ngeblog. Jadi family travel blogger dan disitulah aku akan terus tumbuh insyaallah. Aku mau mulai membatasi tawaran job dan istiqamah nulis cerita bergenre family traveling. Bukan bermaksud sombong tapi udah mantab aja sama pilihan hati. Semantab keyakinanku untuk terus bersama Gandjel Rel.

Bergabung dengan komunitas blogget perempuan pertama di Semarang, harapanku Gandjel Rel bisa jadi tempat yang nyaman untuk belajar. Sesama perempuan pasti paham betul perasaan perempuan dan segala keluh kesahnya. Ke depan aku harap Gandjel Rel selalu bisa jadi komunitas yang makin profesional dan mampu jadi rumah yang nyaman buat seluruh anggotanya. Gandjel Rel insyaallah juga akan istiqamah memberikan manfaat, kebaikan, dan semua hal positif lainnya untuk anggotanya dan pastinya menginspirasi perempuan di luar sana untuk terus berkarya.

Last but not least, happy birthday buat Gandjel Rel tersayang. Terima kasih sudah untuk semua hal positif ku tanamkan dan semuanya membuatku tumbuh jadi blogger dan manusia yang lebih baik. Semoga Gandjel Rel makin jaya dan selalu rumah yang nyaman untuk semua anggotanya. Keep inspiring dear Gandjel Rel. I love you full. :*

Be Sociable, Share!

5 Replies to “Surat Cinta untuk Gandjel Rel”

  1. Wah mbak Muna hebat deh udah bisa menghasilkan sebuah buku. Selamat ya..

  2. Aku pun merasa beruntung dapat bergabung dengan komunitas Gandjel Rel hingga bisa seperti sekarang ini. Makin laaaafff dengan GRes juga.

  3. Happy bday GandjelRel… Aku juga merasa beruntung bisa bergabung, walaupun udah gak disemarang, tapi masih bisa dapet ilmu ya

  4. Alhamdulillah, senang banget ya ada blogger2 keren seperti Muna ini yg gabung ke Gandjel Rel. Bisa menjadi contoh bagi GRes lainnya yg ingin menekuni niche family traveling.
    Terima kasih Muna utk supportnya selama ini. Yuukk kita jaga dan kembangkan GR agar tetap semarak dan nyaman bagi semuanya.

  5. Waah banyak kenangan yaa, Gandjel Rel sudah seperti keluarga keduaku di Semarang

Leave a Reply