Menikmati Quality Time Bersama Keluarga di Kampung Banyumili, Salatiga

Assalamualaikum Sahabats …

Thank God It’s Friday. Entah kenapa kalo Jumat itu rasa bahagianya beda. Membayangkan semua orang libur dan udah langsung semangat mau menyusun acara liburan bersama keluarga. Weekend adalah waktu yang sangat ditunggu setelah selama lima hari sibuk bekerja dan melakukan banyak hal. Saat weekend tiba yang terpikir hanya menghabiskannya bersama keluarga kecil tercinta. Tak perlu keluar Pulau (emang duitnya ga ada juga sih hehehe), tapi selama bisa membangun bonding antar anggota keluarga dan menikmati quality time, dimana pun lokasinya pasti akan menyenangkan.

Biasanya aku yang punya tugas mencari tempat yang akan kami kunjungi saat weekend. Kali ini nggak bisa pergi terlalu jauh, apalagi kondisi dompet sudah cukup menipis. Jadi coba browsing lokasi traveling yang cukup dekat dari Semarang, tempat kami tinggal tapi tetap asyik dan tentunya tidak membutuhkan banyak biaya.

Tak perlu mencari susah payah berkat sosial media. Setelah melihat beberapa foto tempat wisata di sekitar kota Semarang, akhirnya aku menemukan tempat yang pas. Lokasinya tak jauh dari kota Semarang, tapi suasananya jauh berbeda dari kota Semarang yang panas dan mulai macet dimana-mana. Destinasi weekend kami kali ini berada di Kampung Banyumili yang terletak di kota Salatiga.

Kampung Banyumili, Salatiga

Kampung Banyumili adalah salah satu tempat wisata yang berada di kaki Gunung Telomoyo dan Gajah Mungkur. Di sini kita bisa menikmati panorama khas pedesaan yang asri, hijau, dan tentunya udara yang bebas polusi. Di Kampung Banyumili kita bisa bersantai sembari menemani si kecil menikmati wisata air yang tersedia atau bisa juga adu ketangkasan di area outbond.

Perjalanan dari kota Semarang kami tempuh kurang lebih satu jam saja. Adanya tol Semarang – Bawen sangat membantu sekali. Tak perlu lagi berlelah-lelah kena macet dan bonusnya bisa menikmati pemandangan yang indah sepanjang jalan tol. Keluar dari jalan tol, mobil kami arahkan ke jalan sarteri Salatiga dan lanjut kearah Banyubiru. Meskipun harus memasuki jalan kampung yang cukup sempit tak sulit kok untuk menemukan lokasi Kampung Banyumili ini karena ada beberapa papan pentunjuk.

Saat kami tiba pelataran parkir sudah cukup penuh dengan mobil. Namanya juga weekend ya, bukan hanya keluarga kami yang ingin menikmati quality time. Di area depan kampung Banyumili ada sebuah butik dan sebuah Mushola yang cukup besar. Aku salut pada pengelola wisata Kampung Banyumili karena biasanya di tempat wisata, mushola hanya jadi pelengkap yang diletakkan di tempat yang tak terlihat dan berukuran sangat kecil. Di Kampung Banyumili, Mushola ada di bagian depan dan cukup besar. Selain bersih, fasilitasnya pun cukup memadai. Andaikan semua tempat wisata bisa menyediakan fasilitas umum yang nyaman dan bersih seperti ini, dijamin pengunjung akan betah dan balik lagi untuk berkunjung.

Kampung Banyumili salatiga

Oke, karena belum waktu shalat kami langsung masuk ke lokasi utama. Untungnya sebelum berangkat aku sudah menyempatkan untuk reservasi mengingat saat weekend tempat ini selalu penuh pengunjung. Setelah menuju meja resepsionis, kami kemudian diarahkan ke gazebo yang sudah kami pesan sebelumnya. Konsep Kampung Banyumili memang wisata air dan restoran yang dikelilingi danau buatan. Pengunjung dapat duduk santai di beberapa gazebo di tepi danau. Ada gazebo besar yang mampu menampung banyak pengunjung , ada pula gazebo yang mungil namun cukup untuk menampung keluarga kecil seperti kami ini.

Kampung Banyumili salatiga

Melihat danau yang luas dengan beberapa kapal kecil di atasnya, si kakak langsung sumringah. Nadia memang penggemar berat wisata air. Danau di tengah Kampung Banyumili ini memang dimanfaatkan untuk memancing, outbond, dan permainan air. Setelah memesan menu makan siang, seperti biasa kami bagi tugas. Abang menemani Nadia mengeksplorasi aneka permainan yang ada di Kampung Banyumili, sedangkan aku main sama baby K ajah.

Setelah puas bermain, akhirnya si kakak pun kembali ke gazebo. Tepat juga sih waktunya untuk makan siang bersama dengan menu olahan ikan yang sudah aku pilih sambil nunggu si kakak main. Ada aneka macam gorengan, bermacam olahan ikan bakar dan goreng, kwetiau, sayur-sayuran, dan aneka minuman segar yang siap menghapus dahaga setelah puas mengeksplorasi Kampung Banyumili. Menu sederhana yang cukup enak rasanya, apalagi dinikmati bersama orang terkasih.

Kampung Banyumili salatiga

Pantas saja Kampung Banyumili langsung ngehits begitu dibuka, selain lokasinya yang instagramable, Banyumili memang sangat pas untuk ber-quality time dengan keluarga, sahabat, dan kolega. Meskipun selalu padat pengunjung, semoga keasrian dan keindahan Kampung Bayumili selalu terjaga dengan baik. Saya berharap makin banyak tempat wisata berkonsep keluarga macam Banyumili yang tentunya ramah lingkungan dan ramah di kantong.

Kampung Banyumili salatiga

Tips Berkunjung ke Banyumili

  1. Untuk bisa mengeksplorasi Kampung Banyumili sepuasnya jangan datang saat weekend.
  2. Apabila terpaksa datang saat weekend, reservasi tempat terlebih dahulu agar mendapatkan tempat yang nyaman tanpa perlu mengantri lama.
  3. Datanglah sepagi mungkin agar tidak perlu mengantri permainan terlalu lama.
  4. Saat siang hari cuaca cukup panas, ada baiknya membawa air minum agar tidak dehidrasi.
  5. Bersenang-senang boleh tapi tetap jaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

 

Be Sociable, Share!

2 Replies to “Menikmati Quality Time Bersama Keluarga di Kampung Banyumili, Salatiga”

  1. Asyik bisa beroleh quality time demikian. 🙂 Tips soal masuk tempat wisata sangat membantu. Yah, meski saya belum bisa ke mana-mana bareng keluarga kecil ini.
    Soal masjid atau mushola, ya, memang harus berada di lokasi strategis dan terdepan. Jngan bikin yang butuh jadi kelimpungan.

  2. wah sepertinya patut dicoba main ke salatiga, main ke wilayah jawa barat terus bosan juga harus coba main kesini, tertarik sama suasananya, terima kasih infonya mom!

Leave a Reply