Terbius Keindahan Pantai Klayar

Terbius Keindahan Pantai Klayar

“Pacitan aja yuk,” kata abang suatu malam sepulangnya dari shalat tarawih.
Tawaran itu langsung aku sambut dengan gegap gempita dong. Tahun ini kami memutuskan nggak mudik ke Banda Aceh dulu. Apalagi alasannya kalau bukan dompet yang lagi tipis, lagipula tahun kemarin kami udah pulang juga sih. Daripada jamuran sampai kaku hati karena bengong di rumah pas lagi liburan, kami putuskan membuat rencana liburan untuk melupakan rasa rindu kampung halaman.


Pacitan memang jadi salah satu tempat yang pengen banget aku datangi, bahkan sejak kami masih di Sidoarjo dulu. Tahu dong kalo Momtraveler ini sesungguhnya adalah pecinta pantai? Dan Pacitan sepertinya akan jadi tempat yang cucok buatku melepas kerinduan pada “the sparkling blue of Indonesia.” 🙂 Setelah cek peta dan menggali informasi dari mas Rifqi Faiza Rahman, blogger asal Pacitan, mantab lah kami melaju ke Pacitan. Cuma ada satu pertanyaan yang masih mengganjal sih sebenernya; kira-kira seperti apa Pacitan saat libur lebaran???

Dan semua pun terjawab begitu kami sampai di Pacitan. Di kotanya sendiri sih nggak terlalu rame, bahkan cenderung sepi. Tapi kalau kita tengok ke tempat wisata, terutama pantainya …. wuiihh…. #sekarangakutahugimanarasanyajadicendol 😛

Untuk menuju Pantai Klayar kita harus melalui jalan sempit dan berbatu yang lumayan panjang. Sepertinya hampir semua pantai di Pacitan letaknya tersembunyi jauh di balik pegunungan batu kapur dan cadas. Jalan sempit yang berliku dan berbatu harus bergantian kami lewati saking ramenya. Kebayang nggak sih jalanan yang sempit, kecil, belum lagi di sampingnya jurang, masih harus ngantri. Belum lagi ketika berpapasan dengan mobil yang berukuran besar. Ihh…. merinding diskoAlhamdhulilah setelah dag dig dug akhirnya mendarat juga di Pantai Klayar.

pemandangan pantai Klayar dari atas bukit. Rame ajahh
pemandangan pantai Klayar dari atas bukit. Rame ajahh

Pantai Klayar terletak di Desa Kalak, Kecamatan Donorejo, tepatnya 45 km ke arah Barat dari kota Pacitan. Di lokasi ini sendiri ada beberapa pantai yang berdekatan, jadi kalau kalian punya waktu terbatas datang kesini pagi-pagi supaya bisa menjelajahi pantai-pantai ini sekaligus. 🙂 Hari itu kami mampir ke Goa Gong dulu baru kemudian melanjutkan perjalanan ke Pantai Klayar. Cerita Goa Gong menyusul di postingan berikutnya yes. 😉

Sampai di Klayar pas matahari lagi garang-garangnya. Cita-cita mau berenang pun langsung ciut saking panasnya, gosong boo!!! Apalagi hari itu ruameeeeee bingiiiittssss….. Klayar hari itu sepertinya berubah jadi alun-alun yang penuh dengan manusia. Mau ambil foto dengan pemandangan laut lepas aja susah banget. 🙁 Ya begitulah nasib traveling saat high season ya, kitaa harus berbagi semuanya dengan banyak orang. Tapi gimana lagi dong, kebanyakan dari kita memang cuma punya waktu luang pas liburan begini.

gagal guling2 di pasir putihnya..rame pwooll... :(
gagal guling2 di pasir putihnya..rame pwooll… 🙁

 

Ya sudah lah mari kita syukuri aja. Alhamdhulilah udah keturutan sampe Klayar. 🙂
Meskipun penuh sesak kecantikan Klayar tetap cethar ya. Liat deh biru berkilauan ya airnya, pasir putihnya juga lembut banget. Dan yang bikin makin cantik itu gugusan batu-batu yang ada disekeliling pantai. Duuuhhhh gemess aja gitu nggak bisa ngambil foto pas gulungan ombaknya pecah diantara bebatuan tadi. 🙁 Harus balik lagi nih kayanya pas low season.

klayar-18

klayar-24

Buat kalian yang pengen melihat kecantikan Pantai Klayar ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Karena lokasi Pantai Klayar ini cukup jauh dari kota, jangan lupa untuk isi bensin full tank ya. Nggak lucu kan gagal ke Klayar gegara kehabisan bensin. 😛

Nggak ada angkutan umum menuju Klayar, jadi pilihan terbaik ya bawa motor/mobil sendiri. cukup bayar Rp. 3.000 untuk motor dan Rp. 5.000 untuk mobil kita bisa seharian leyeh-leyeh di Klayar. Ombak Pantai Klayar itu cukup tinggi seperti layaknya pantai di daerah Selatan, jadi buat yang bawa anak-anak jangan sampai mereka lepas dari pandangan kita ya. Main airnya cukup di pinggiran aja deh. Last but not least have fun. Enjoy the beauty of Klayar, take as many pictures as you like but stay responsible and clean. 🙂
Happy traveling 🙂

yaaayy... we're at Klayar :)
yaaayy… we’re at Klayar 🙂
see you soon Klayar... :)
see you soon Klayar… 🙂
Be Sociable, Share!

30 thoughts on “Terbius Keindahan Pantai Klayar

  1. Wah, jadi gak sabar pengen liburan kalau lihat postingan disini. Pantai Klayar sudah semakin banyak dikunjungi ya mbak, efek banyak yang share di media. Padahal dulu masih sepiiii banget

    1. iya media memang pengaruhnya besar ya mbak..sebesar sampah2 yg ditinggalin para pelancong di Klayar. ngeness liatnya 🙁

  2. Masyaallah indah banget makkk… sy suka pantai… lebaran kmrn sy ke pantai tambak rejo di blitar.. hemmm indah juga… biruuu..apalg disna byk dijual ikan panggang yg murah pkai banget mak..pingin kesna lg tp jauhnya biyuh2… hihi

    1. iya mbak..ga ada angkutan umum ..jalannya juga sempit jadi bawa mobil pun nggak bisa yg gede2 ntar makan jalan orang hehehe

    1. sekarang kayanya Pacitan sudah jadi destinasi wisata favorit orang Jawa Timur deh mbak..bahkan kemarin banyak banget mobil plat B disana. udah kondang sekarang

    1. iya betul mbak..sayang kemarin nggak sempet foto si seruling lautnyaa itu.. bukan nggak sempet sih cuma saking ramenya jadi ketutup deh itu seruling lautnya 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *