10 Kuliner Khas Banyuwangi yang Pantang Dilewatkan

Assalamualaikum Sahabats ….

Traveling nggak lengkap rasanya tanpa wisata kuliner ya Sahabats. Apalagi Indonesia punya keragaman kuliner yang khas dan nggak dimiliki negara lain. Banyuwangi ternyata nggak cuma kondang karena alamnya yang luar biasa cantik, tapi wisata kulinernya juga nggak kalah seru untuk dieksplor. Mau tau nggak kuliner Banyuwangi yang harus dicoba??

Hampir seminggu kami menikmati Banyuwangi dan rasanya masih belum puas dan banyak tempat yang belum dikunjungi. Tapi untungnya setiap hari kami nyicil nyobain beberapa kuliner khas Banyuwangi. Rugi dong udah jauh-jauh datang ke kota di ujung Pulau Jawa tanpa nyobain kulinernya.

Seperti kebanyakan wilayah di Jawa Timur, Banyuwangi juga punya cita rasa kuliner yang dominan rasa pedasnya. Tapi, jujur nih ya kuliner Banyuwangi tu unik dan beberapa bahkan perpaduan antara dua masakan khas Jawa Timur.

Berikut adalah10 kuliner khas Banyuwangi yang wajib Sahabats cobain

1. Sego Tempong

FYI Sahabats, tempong itu dalam bahasa Banyuwangi artinya tampar. Jadi siap-siap ditampar sama pedasnya nasi tempong yang pedesnya nampol.

gotravelly.com

Sebenernya nasi tempong nasi putih dengan lauk yang bisa Sahabats pilih, dari mulai ayam sampai aneka seafood dengan pendamping lalapan sayur. Nah yang bikin nampol tadi adalah sambel mentahnya. Jadi sambel nasi tempong tu nggak dimasak, makanya rasa pedasnya tajam luar biasa.

2. Pecel Pitik

Pecel Pitik adalah kuliner khas suku Osing di Banyuwangi. Dulu, pecel pitik hanya dihidangkan pada acara adat tapi sekarang semua udah bisa menikmati kuliner ini kapan saja.

Bahan utama pecel pitik adalah ayam kampung muda yang telah dibumbui dan kemudian dipanggang utuh di perapian. Seporsi pecel pitik terdiri dari nasi putih, suwiran ayam potong, aneka sayuran yang dicampur dengan gula merah dan parutan kelapa muda. Cita rasa pecel pitik adalah pedas dan gurih dari bumbu dan taburan parutan kelapanya.

3. Sego Cawuk

Menu sarapan khas Banyuwangi ini sebaiknya dinikmati pake tangan Sahabats biar lebih nikmat. Sego Cawuk memiliki rasa gurih dan manis yang berasal dari kuah pindang. Sego cawuk dilengkapi dengan berbagai macam lauk seperti telur pindang, pepes ikan, pepes cumi, pepes telur ikan, kikil, dan dendang manis.

Sego cawuk jadi makin spesial karea nasinya ditaburi parutan kelapa dan serutan jagung bakar yang dibumbui cabai, bawang merah, bawang putih serta sedikit asam. Cita rasanya komplit deh.

4. Pindang Koyong

Kalau Sahabats pecinta seafood, menu ini jangan dilewatkan ya. Pindang Koyong adalah Makanan khas Banyuwangi dengan bahan dasar ikan dan berkuah berkuah. Daging ikan aut yang lembut direbus bersama kuah berbumbu yang benig, lalu ditambahkan irisan belimbing wuluh dan cabai rawit.

Rasa yang dihasilkan dari bumbunya yaitu asam, pedas, segar. Pas banget dinikmati setelah seharian berwisata atau main di pantai-pantai cantik yang tersebar di Banyuwangi.

Baca juga : Oleh-oleh khas Medan yang Paling Banyak Dicari Travelers

5. Pecel Rawon

Sudah sempet kusembutkan di atas kalau kuliner Banyuwangi punya keunikan tersendiri yaitu ada beberapa perpaduan kuliner khas Jawa Timur yang disatukan. Jadi semacam fusion food gitu kali ya.

pecel rawon

Pecel rawon inilah salah satunya. Kalo boleh aku gambarkan jadi bentuk kuliner ini adalah nasi pecel yang kemudian disiram kuah rawon. Awalnya aku agak merasa aneh si, kaya nggak nyambung gitu kan? Tapi setelah dicoba, surprsingly, perpaduan antara bumbu kacang dari pecel dan kuah rawon enak juga lho.

6. Rujak Soto

Satu lagi jenis fusion food yang ada di kuliner Banyuwangi, rujak soto. Seperti namanya Sahabats pasti udah membayangkan kalau menu iini pastilah rujak yang disiram kuah soto.

gotravelly.com

Makanan ini terdiri dari rujak sayuran berisi rebusan kangkung, kacang panjang, kubis, kembang turi, tahu dan tempe. Kemudian disiram dengan kuah soto dan tambahan daging babat. Sebagai pelengkap biasanya rujak soto disajikan bersama potongan lontong. Rujak soto biasanya dinikmati siang hari.

7. Nasi Kalak

Next menu sarapan khas Bayuwangi, nasi kalak. Nasi Kalak disajikan dengan lauk pendamping seperti mi kuning, sayur wortel buncis tumis, tahu, daging cincang dan serundeng. Harganya murah meriah tapi rasanya enaak dan mengenyangkan. Cocok lah buat para backpacker. 🙂

8. Botok Tawon

Sahabats tau tawon nggak? Tawon adalah bahasa Jawa dari lebah. FYI Sahabats botok tawon terbuat dari rumah tawon atau juga dikenal dengan sarang lebah yang diolah dengan menggunakan cara yang khusus. Kalau salah cara memasakannya bisa jadi racun juga si katanya. Makanya kuliner satu ini rada susah dicari.

Meskipun bisa dikatakansebagai kuliner ekstrem namun cita rasa yang disuguhkan pastinya unik dan nggak akan Sahabats temukan di masakan lain. Hanya saja harganya sedikit lebih mahal karena bahan baku untuk membuat botok tawon ini terbilang langka.

9. Kopi khas Banyuwangi

Next, kita beralih ke minuman ya Sahabats. Para pecinta kopi jangan sampe lewat mencicipi kopi khas Banyuwangi. Kopi khas Banyuwangi mostly di produksi oleh suku Osing which is nama suku asli Banyuwangi.

Kopi jenis ini berasal dari pohon kopi yang tumbuh di lembah antara pantai dan gunung di Banyuwangi. Biji kopi ini memiliki keistimewaan tersendiri dan akan makin mahal jika disimpan dalam waktu lama.

banyuwanginet.com

Baca juga: Review Hotel Ketapang Indah Banyuwangi

Kopi Osing punya citarasa yang nggak terlalu asam jadi buat pemula bisa nyobain juga. Kopi diracik dengan cara tradisional bikin rasanya makin otentik dan ngangenin. Asli deh pas nyobain pertama kali langsung cocok dan selama di sana tiap hari ngopi Osing dong. 🙂

Kopi Osing katanya nggak bikin perut kembung dan mules. Jadi yang biasanya bermasalah sama kopi, kayanya sih aman ya nyobain kopi Osing ini.

10. Kue Bagiak

Buat temen ngopi ada juga nih kue khas Banyuwangi, bagiak namanya. Kue bagiak adalah kue yang dibuat dengan menggunakan olahan tepung sagu dan juga memiliki begitu banyak varian rasanya, mulai dari rasa pandan, nangka, keju, kacang, vanilla, jahe dan banyak lagia.

Kue bagiak cocok buat oleh-oleh karena bisa bertahan sampai berbulan-bulan. So kalau Sahabats traveling ke Banyuwangi jangan lupa beli kue bagiak untuk dijadikan oleh-oleh buat keluarga tercinta di rumah.

Masih banyak lagi si kuliner Banyuwangi yang khas dan unik. Sayangnya aku belum sempet nyoabin semuanya. But at least, 10 kuliner yang khas Banyuwangi yang sudah kusebutkan di atas sudah bisa jadi referensi buat Sahabats yang mau traveling ke Banyuwangi. Happy traveling ya Sahabats. 🙂

27 Replies to “10 Kuliner Khas Banyuwangi yang Pantang Dilewatkan”

  1. Huaaa baca ini bikin laper padahal belum waktunya maksi nih, haha. Btw Sego tempong-nya yang paling menggoda sih, bayangin pedesnya kok kayaknya seru di lidah ya, nyummieee

  2. Aku belum pernah coba botok tawoooon
    kalo yg lain kayaknya udah deh.
    Ehh, satu lagi, kue cucur enaakk mba.
    aku ga tau itu kuliner khas BWI atau bukan.
    Yg jelas, waktu aku trip ke Ds Osing, suguhannya kue cucur lejaaatttt

  3. Mbaaaa, mo nangeeeesss.
    Ini semua tipe makanan yang aku doyan. Ada kopinya lagi, huhuhu.
    Penasaran kopi osing tu kaya gimana.
    Aku belum pernah sekalipun jalan-jalan ke Banyuwangi, kayaknya perlu diagendakan ini. Dan wajib icip-icip kuliner yanh ditulis di sini nih.

  4. kesepuluh-puluhnya saya belum pernah nyobain. Semoga suatu saat ke Banyuwangi biar bisa nyobain kuliner lezat ini.

  5. dari 10 menu yg aku penasaran malah yg pertama sama ke 3 deh. pengen banget nyobain kalau bisa main ke banyuwangi. pengen keretaan karena anak sulung ngajakin. entah kapan deh ini terealisasinya

  6. Aduuhhh aku pengen semuaaa… pengen ke Banyuwangi belum kesampaian aja sampe sekarang niihh… makanannya unik-unik, paling ngiler sama sego rempong, eh tempong

  7. Ku langsung googling mbak Muna
    itu bagiaknya aku cari di sh*pee t*ped ada yang jualan – lalu rujak soto? OMG ajaib ya bayangin itu rujak apa soto hihihii

  8. waaah semuanya terlihat enak dan menggoda banget nih mba. Aku beum sempaat euy mampir ke Banyuwangi yang kondang ituuu

  9. Kalo dari segi nama, aku gak hapal nih. Tapi kalo dari segi bentuk lihat fotonya. Kayaknya pada sudah kumakan deh, hehehe. Jadi pengen lah mak aku liat postingan foto makanan ini

  10. enak2 semuaa makanannya. bikin ngiler banget. kapan2 ke banyuwangi mau cobain semuanya ahh

  11. Namanya kok aku gak familiar sama sekali yaa..huhuu…hanya Kopi Osing dan kue bagiak.
    Berasa pingin pulkam ke Surabaya tus lanju Banyuwangi, hehehe…
    Sebagai fans dari ikan pindang, aku langsung mupeng dengan menu Pindang Koyong. Sukasukasukaaaa ikan pindang akutu..

  12. Banyuwangi itu wisata alamnya bagus2, eh ini kulinernya juga bikin ngiler. Aku penasaran sama pecel pithik sama rujak sotonya.

  13. Wah asing semua kulinernya mbak bagi saya yang tinggal di Jawa Barat. Belum pernah sekali pun makan kulineran khas Banyuwangi. Sepertinya harus dicoba kalau mampir di Banyuwangi. Makasih rekomendasinya mbak

  14. Khas Jawa Timur ya, rata-rata masakannya asin dan pedes gitu.
    Kapan pas ke Jember itu juga ada pecel rawon klo ga salah. tadinya ya sangsi apakah masuk rasanya, jebule yo enak yaaa…

  15. Ga kebayang rasanya rujak soto, tapi bikin penasaran, coba cari di Tangsel akh siapa tahu ada kuliner Banyuwangi yg jual rujak soto

  16. Makanan khas Banyuwangi semua saya suka, soalnya hampir semuanya ada rasa pedasnya. Saya tuh pencinta makanan pedas. Makanya baca artikel ini saya langsung berkesimpulan kalau semua makanan Banyuwangi pasti saya suka.
    Oh yah, kue Bagiak ada juga loh di daerahkua, bahan dasarnya sama. Apakah rasanya juga sama? Nanti deh saya coba.

  17. Aku paling sering makan sego tempong, soalnya ada warungnya di Malang. Seneng karena pilihan lauknya banyak. Kalau yang lain belum pernah.

    Pecel rawon, memadukan bumbu pecel dan kuah rawon, hihi unik ya. Perlu dicoba juga nih

  18. Rujak Soto itu terkenal banget khas Banyuwangi, tapi aku belum bisa bayangin sih gimana rasanya rujak bumbu kacang petis dikasih kuah soto hehehe, tapi tetep penasaran pengen coba, kapan2 kalo ada rejeki ke Banyuwangi…

  19. Enak bangeeeet… beberapa menu, saya cukup familiar tapi dengan nama beda. Untuk lidah memang akulturasi dan kesamaan makanan luar biasa penyebarannya. Meski begitu, pasti ada teknik/bahan rahasia yan hanya dipakai oleh Suku Osing.

  20. pindang itu mirip tumis asam keueeng di aceh enggak sih kak Muna? btw aku jadi pingin rasa nasi tampeng yang konon katanya pedan dan bikin tampar orang

  21. Aduh Muna..asli aku langsung kemeceeer bacanta, sambil membayangkan kelezatannya. Semoga biaa mencicip langsung suatu hari nanti. Aamiin..

  22. Makanan Banyuwangi gini cocok pasti dilidah org Padang, pedas dan asin gitu ya mba. Dan belum pernah coba satupun makanannya, bikin pensaran deh…

  23. wah saya jadi pingin mengunjungi Banyuwangi nih. Selain krn tempat wisatanya, saya juga penasaran sama kulinernya.

  24. Banyuwangi ternyata asal dari nasi tempong ya mba. Saya pernah makan tuh dan lumayan enak sih. Di surabaya saya belum nemu rujak soto nih padahal penasaran banget kayak apa rasanya. Jawa timur emang kaya dengan berbagai menu makanan

  25. Dari semua yang disebutin mbak Muna itu, yang udah pernah aku coba cuma kue bagiak, kopi khas Banyuwangi, sama rujak soto. Pas ke Banyuwangi dulu, ga sempat samsek cobain krn emang kurang persiapan waktu itu pas travelling

  26. Rujak soto nih aku sudah pernah menikmati. Tapi nemunya di Madura. Entah rasanya akan sama atau nggak dengan yang di Madura.Biasanya aku akan menyingkirkan daging dan babatnya. Aku nggak doyan. HEhehehe

  27. Wah baru tahu Mbak kalau kuliner Banyuwangi tuh ada yang campuran gitu. Aku bayangin pecel sama rawon, emm gimana ya rasanya? Hihi. Jadi pengin nyoba malahan 😅
    Kopi Osing-nya kayaknya nikmat bangettt 😋

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.