Tips Menabung Biaya Haji Ala Emak Milenial

Assalamualaikum Sahabats ….

Semua muslim pasti mendambakan bisa melaksakan ibadah haji. Tapi ONH yang mahal dan antrian yang cukup panjang membuat kita harus bersabar. Sambil menunggu antrian berjalan, yuk mulai nabung. Aku akan share tips menabung biaya haji ala emak milenial yang mudah diikuti.

Mimpi ini bisa dibilang mulai tumbuh sejak melihat papa dan mama yang berhasil berangkat haji di usia 40-an. Usia yang relatif muda menurutku. Dalam hati pun aku mendamba bisa mengikuti jejak mereka. Melaksanakan ibadah haji disaat tubuh masih dalam kondisi prima dan penuh semangat.

Setelah nikah, keinginan itu sedikit terkesampingkan. Kebayang dong biaya hidup dan biaya sekolah anak-anak mulai menggeser impian kita. Sebagai orangtua udah pasti auto mengedepankan kebutuhan anak-anak.

Belum lagi keinginan untuk traveling kesana kemari. Namanya juga masih muda ya. Banyak banget tempat yang pengen dikunjungi. Belum lagi keinginan untuk beli ini itu. Pokoknya selalu aja ada agenda untuk menunda nabung ibadah haji.

Antrian Haji di Jawa Tengah

Sebagai negara dengan umat muslim terbesar di dunia, salah satu yang bikin antrian haji panjang adalah semua orang punya keinginan sama. Naik haji minimal sekali seumur hidup. Terus dengan banyaknya demand kapan giliran kita tiba? Kapan kita mulai menabung sementara tahun demi tahun berlalu begitu saja. Sementara umur kita pun terus bertambah.

FYI Sahabats karena aku tinggal di Semarang jadi aku insyaallah akan masuk embarkasi Solo. Dan biaya haji dari embarkasi Solo di tahun 2023 sebesar Rp. 49,9 juta. Jadi untuk 2 orang kami harus menyisihkan sekitar Rp. 100 juta. Masyaallah … semoga Allah lancarkah dan mudahkan kami menjemput rezeki ya.

Tahukah Sahabats berapa lama antrian haji di Jawa Tengah? Yes 31 tahun Sahabats. Kalau dihitung dari usiaku saat ini berarti aku baru bisa berangkat haji di akhir 60an atau lebih. Ya kalau umur kita panjang. Kalau Allah panggil sebelum nomor antrian kita? Naudzubillah!!

Mulai Menabung Biaya Haji Sedini Mungkin

Beberapa tahun lalu alhamdhulilah dapat proyek terjemahan lumayan besar. Impian naik haji di usia muda tetiba Allah munculkan lagi dibenakku. Begitu honor kuterima, bismilah aku dan abang langsung bikin tabungan haji. Kami niatkan rutin menambah tabungan supaya bisa cepat membayar setoran awal dan dapat nomer antrian.

Ada kalanya kami bisa menyisihkan nominal yang banyak tapi banyak masa juga kami kesulitan menyisihkan karena banyaknya kebutuhan mendesak. Dan tiap kali musim haji datang, hati ini mencelos. Galau dan melow. Gimana ya caranya supaya bisa secepatnya mewujudkan impian naik haji??

tips membuat tabungan haji
pengalaman umrah di tahun 2014 mmebuatku semakin banyak bedoa agar bisa naik haji di usia muda

1. Awali dengan Niat, Mulai dari Sekarang

Sebesar apapun kebutuhan kita saat ini masih jauh dibandingkan Kebesaran Allah. Itu aja sih yang jadi peganganku. Seseret apapun kondisi kami, insyaallah sudah diniatkan untuk nabung haji. Jangan berhenti di niat tapi wujudkan. When there is a will there is a way.

2. Tetapkan Nominalnya dan Berdisiplinlah

Awalnya aku menabung sebisa dan semampuku. Pas ada rejeki lebih nabungnya banyak, pas mepet nabung seadanya bahkan seringkali absen. Hiks… Tapi aku jadi mikir lagi kalau target naik haji sebelum usia 50 tahun, maka harus ada effort lebih dong.

Akhirnya target itu aku jadikan patokan. Bismilah menyisihkan Rp. 20.000 setiap harinya. Kuncinya disiplin. Daripada uang kita habis entah kemana untuk barang yang nggak jelas lebih baik disisihkan untuk tabungan haji.

Sebaga gambaran buat Sahabats nih. Kalau kita rutinkan nabung Rp20 Ribu per hari, insyaallah kita akan mendapatkan Rp620 ribu dalam 1 bulan. Lanjut terus konsisten dan disiplinnya maka dalam 1 tahun akan terkumpul biaya sebanyak Rp7,4 Juta.

Bayangkan kalau Sahabats bisa menyisihkan lebih dari 20.000. Insyaallah target yang Sahabats inginkan juga akan terlampaui dengan lebih cepat.

photo by: freepic

3. Buka Tabungan Haji di Bank Syariah

Semenjak mulai nabung biaya haji kami putuskan untuk membuka tabungan haji di bank syariah. Tujuannya supaya proses pendaftarannya kelak lebih mudah. Di bank tempat kami menabung, jika tabungan kita sudah memenuhi setoran awal (Rp.25juta), secara otomatis bank akan mendaftarkan kita ke siskohat.

Siskohat merupakan sistem yang mengatur semua data dan informasi penyelanggara haji Indonesia. Mulai dari jamaah mendaftar, jamaah menunggu, waiting list, jamaah yang manasik, pemeriksaan kesehatan, hingga jamaah yang berangkat ke Arab Saudi, jamaah melakukan wukuf, dirawat dan jamaah pulang kembali ke Indonesia. Jadi semuanya di atur oleh Siskohat dan dapat dilihat secara terbuka oleh publik.

Begitu dapat nomer antrian maka kita tinggal nunggu antrian sambil menggenapi sisa biayanya. Yakin aja Allah kasih kemudahan kita mengumpulkan sisa biaya yang harus dibayarkan. Atau bahkan keajaiban tetiba antrian kita melesat maju seperti yang dialami sepupuku tahun ini.

Di usianya yang ke 43 tahun Allah takdirkan berangkat haji. Rupanya karena biaya haji tahun ini naik, konon banyak jemaah yang nggak sanggup melunasi dan akhirnya keberangkatan diundur setahun.Dan rejeki buat sepupuku ini bisa melunasi biaya dan berangkat lebih awal. Semoga Allah mudahkan juga jalanku. Doakan ya Sahabats.

Apa aja sih persyaratan membuat tabungan haji? Gampang banget kok Sahabats.

  1. Melampirkan fotokopi KTP /SIM
  2. Menyediakan setoran awal minimum berdasarkan ketentuan pihak bank. Rata-rata setoran awal yang ditentukan bank ialah Rp 100.000. Sedangkan setoran selanjutnya yaitu Rp 100.000,
  3. Menyetorkan dana awal setidaknya Rp 25 juta agar selanjutnya bisa mendapatkan kuota pendaftaran naik haji. Di titik ini, Kamu sebagai nasabah sudah didaftarkan sesuai embarkasi berdasarkan domisili.

4. Menabung Dari Penghasilan Tambahan

Supaya tabungan kita mencapai target lebih cepat aku punya satu strategi nih. Setiap ada penghasilan tambahan seperti misalnya THR, bonus atau honor menulis akan aku alokasikan sebagian ke tabungan haji kami.

Ini sebenernya adalah strategiku merayu Allah. Dengan cara ini aku harap Allah bisa melihat kesungguhan kami untuk segera melaksanakan ibadah haji. Aaamiin.

5. Berinvestasi Emas atau Reksadana

Kalau Sahabats punya dana lebih, selain menabung, mungkin bisa juga mencoba berinvestasi. Cari investasi yang gampang dan aman aja. Salah duanya menurutku sih investasi emas dan reksadana. Emas harganya akan selalu meningkat. Ketika simpanan emas sudah mencukupi bisa segera dijual untuk membayar ONH.

Pun dengan investasi reksadana. Dengan berinvestasi pada reksadana kita “dipaksa” untuk menyisihkan dana setiap bulan. Bisa jadi cara ini bisa lebih berhasil buat mereka yang susah berdisiplin dan boros. Kalau aku sih sementara masih lanjut nabung aja dulu.

6. Jadikan Prioritas

Kesalahanku dulu adalah tidak menjadikan tabungan haji sebagia prioritas. Nabung pas inget pas ada rejeki lebih. Walhasil akan ada seribu satu alasan yang bikin kita menunda-nunda bikin tabungan haji.

Kemampuan dana kita bisa jadi terbatas, tapi yakinlah Sahabats bahwa kebesaran dan kasih sayang Allah tiada batasnya. Allah pasti melihat ikhtiar dan kesungguhan kita kok. Semangat ya (tepuk pundak sendiri).

Last but not least, setelah semua ikhtiar yang sudah kita upayakan, jangan lupa jalur langitnya dikencengin. Setiap kali shalat aku upayakan nggak lupa minta sama Allah supaya bisa berangkat haji sebelum usiaku 45 tahun.

Again, tidak ada yang mustahil di mata Allah. Kalau tukang parkir, ibu penjual sayur keliling aja bisa mewujudkan mimpi mereka naik haji dengan menabung sedikit demi sedikit masa iya aku nggak bisa? Bismilah, Yes insyaallah I can do it. We will go for hajj before I am 45. Aamiin ya Rab!!

30 Replies to “Tips Menabung Biaya Haji Ala Emak Milenial”

  1. Aku kayaknya udah kibarin bendera putih deh untuk naik haji. Paling ya berharap aja kalau misalkan ada keajaiban, bisa berangkat haji dengan jalur lain. Soalnya ngebayangin nunggu 30 tahun lebih udah ga kebayang banget kayaknya, heuheu
    Atau yang paling realistis aku pengen umroh aja deh. Kalo umroh mah masih bisa diusahakan dan bisa lumayan cepet berangkatnya. Tapi pengennya berangkat pas bulan Ramadhan, soalnya kalo gasalah seseorang yang melaksanakan umroh pada bulan Ramadhan akan mendapat pahala yang sama seperti berhaji. Jadi yaaah, bismillah aja hehehe

  2. Wah molly insya Allah beberapa hari lagi mau berangkat haji sekeluarga. Degdegan liat koper2nya udah disusun semua. Hahaa semangat terus mbak insya Allah kalau ada niat kuat akan dimudahkan oleh Allah swt. Aamiin..

  3. MasyaAllah, semoga tabungannya bisa segera terkumpul dan segera terwujud ya Mbak, naik haji dan menjadi Haji dan Hajjah Mabrur, Aamiin. Gak ada yang gak mungkin bagi Allah jika sudah waktunya kita dipanggil berkunjung ke rumahNya ya.
    Seperti tetangga Mamaku berapa tahun lalu tuh, kalau gak salah karena ada yang batal berangkat malah rejekinya sebagai pengganti dan siap melunasi, langsung deh berangkat padahal waktunya dia itu masih sekian tahun lagi.
    semoga kita semua dimudahkan untuk beribadah haji kepadaNya ya Mbak, pengen banget juga bisa segera berhaji dan Umrah, Aamiin

  4. Yuni Bint Saniro says: Reply

    Urusan naik haji memang harus diniatkan dan diusahakan. Salah satu usahanya dengan menabung. Nggak hanya menabung ala kadarnya. Tapi diprioritaskan dan harus konsisten. Demi terkumpulnya ongkos naik haji yang kian tinggi ditambah masa tunggu yang semakin lama.

    Semoga Allah mudahkan segala usaha kita untuk menggenapkan rukun Islam ke-5 kita. Aamiin Ya Rabb…

  5. Alhamdulillah moga dilancarkan ya Kak untuk menabung dan naik hajinya.iya nih antrian memang makin lama. Jawa timur dulu antrian 20thn tapi sekarang jadi 30thn. Yang bikin lama karena pandemi 2 thn itu dan ada pembatasan jamaah kan.
    Sekarang udh balik normal lagi alhamdulillah.
    Kalo mau cepet ya via haji plus atau furoda.

  6. Meski sudah mengulang komen sejenis ini beberapa kali, bismillah, diniatkan saja sekaligus sebagai doa.
    Entah bagaimana cara, bisa menyusul mbak Muna, setidaknya dengan mulai serius membuat tabungan khusus naik haji.
    Semangaaattt..

  7. Amiin ya rabbal alamien, semoga impian nya mba Muna bisa naik haji bareng suami sebelum umu 45 segera tercapai ya mba. Dan makasih banget udah mengingatkan akan pentingnya mnjadikan ibadah haji sebagai prioritas. InsyaAllah kaloa da rejeki dan umur saya juga ingin bisa berangkat haji sebelum usia 45. aamiin.

  8. Masyaallah
    Salah satu wishlist nih mba
    Ga tau bisa terwujud kapan
    Penting dikencengin dulu doa dan ikhtiarnya
    Yakin pasti ada jalan jika mau usaha biar bisa dipanggil untuk datang ke Makkah Al Munawarah untuk menjalankan ibadah haji
    Terima kasih tips nya Mba Muna

  9. Memang menabung untuk biaya haji harus diterapkan sedini mungkin, melihat kuota antrian haji yang begitu besarnya. Alhamdulillahnya di kita, banyak bank (terutama syariah) yang menawarkan produk tabungan haji dan bekerja sama dengan pemerintah dalam hal sistem keberangkatannya.

    Saya turut berdoa, semoga bisa menunaikan ibadah haji sebelum usia 45. Aamiin YRA.

  10. MasyaAllah.. Udah prnah Umroh jadinya lebih kangen tanah suci ya mbak.. Semoga Allah mudahkan semua yang dicita-citakan yaaa… Cerita tentang haji memang selalu bikin semangat buat ikut mulai menabung haji.

  11. Ahhh tulisan ini jadi mengingatkanku untuk segera membuat tabungan haji. Sebenernya bukannya ga mau bkin tabungan haji. Tapi dananya hiks ☹️. Moga Allah lapangin rezeki kita ya mba untuk menabung haji dan kelak bisa naik haji. Amin ya Allah 🙏

  12. MasyaAllah, semoga terus dimudahkan ya, Mbak. Iya, pengen banget bisa berhaji di usia muda. Tetapi, kapan pun berangkatnya, insyaAllah dikuatkan dan dilancarkan semala beribadah haji. Aamiin Allahumma aamiin.

  13. Masya Allah, semangat Mba. Aku dan suami alhamdulillah sudah daftar haji tinggal berangkat. Mogalah ada keajaiban berangkat sebelum usia 50. Semangat menabung ya, in sya Allah tercapai

  14. Masih realistis itu mba untuk nominal 30 tahun.. Bismillah.. Semoga bisa ya mba! Aaamiin. Kalau kami disini antriannya up to 50.. hehe.. udah bener2 pesimis duluan. Jadinya cm bs berharap semoga bs jalur lain. Dan setuju sm mbak..dijadikan prioritas.

  15. Setuju mbak, ga ada yang mustahil di dunia ini. Kalau sudah diniatkan, dilaksanakan, insha Allah ada jalannya. Yang penting komit dan konsisten ya mbak. Semoga kita semua dimudahkan berhaji di usia yang kita harapkan.

  16. Alhamdulillah aku sudah buka tabungan haji di bank syariah, semoga bisa sgera berangkat juga. Semoga tulisan ini menginspirasi banyak orang ya mbak

  17. masyaallah mba, tipsnya menarik banget ini dan aku lagi berproses dan banyak berdoa merayu sang pemilik hidup

  18. Bergetar hatiku baca postingan ini. Luar biasa, Insya Allah bisa berangkat haji sebelum usia 45 ya Mun. Doakan juga ya agar aku dan keluargaku juga bisa segera berhaji, meskipun bakalan udah berada di usia lebih dari 50 tahun.

  19. Sekalipun sudah Umroh, tapi naik Haji adalah hukumnya wajib minimal satu kali seumur hidup ya mbak. Iya sekarang terkenal An dengan naik Haji adalah disamping ongkosnya memang mahal, quota nya juga terbatas ya. Dan aku mendoakan dari Serpong semoga impian mbak Muna dan suami segera terwujud bisa berangkat naik Haji Slagi usia masih muda. Amin

  20. Semua memang harus diniatkan, apalagi untuk pergi haji ya. Mana semakin panjang sekarang antrian untuk berangkat haji. Kalau aku sendiri mengumpulkan dana denganmenabung emas, sedikit-sedikit, dulu diajarin sama almarhum mamah.

  21. Bismillahirrahmanirrahim semoga dilancar semua niat baik kita untuk bertamu ke rumah-Nya yaaa mba. Memang harus disiapkan dengan baik dan sedini mungkin

  22. Semoga segera terwujud, Mbak. Jujur saja, saya tak berani berharap dan belum mulai menabung untuk haji. Bayangin 30 tahun…. sudah jompo saat berangkat.
    Tapi harapan masih ada, sih, tapi umroh. Nah, tips ini masih bisa dipakai untuk target yang menurut saya lebih realistis saat ini.

  23. Aamiin mbak, aku pun berharap bisa naik haji sebelum tua2 banget. Pertama gak mau ngrepotin. Kedua supaya ibadah bisa maksimal dengan tubuh yang masih kuat. Kadang juga mikir2 gimana Ya Allah caranya supaya uangnya kekumpul, sementara kebutuhan lain banyak huhu. Namun, ikhtiar saja dulu, semoga Allah mudahkan semua aamiin

  24. Kalau liat pendaftarnya lumayan banyak dan masa tunggunya lama. Memang kalau niat ibadah haji harus ikhtiar, disiplin, nabung secara kontinue dan bener-bener dijalankan.

  25. katanya haji dan umrah itu bukan perkara uangnya ada atau tidak tapi perkara panggilan Allah. kayak suamiku mbak padahal dia nggak ada rencana umrah eh tahunya kemarin diajak ibuku umrah karena nggak ada yang jagain kalau umrah sama adikku aja. insyaAllah kalau kita memang sangat ingin dan berniat ke rumah Allah panggilan itu akan datang

  26. Bismillah..
    Semoga Allah mudahkan.

    Jadi mendaftar haji ini kami prioritaskan sejak awal nikah, kak.
    Melihat daftar antrian daerah Jawa Barat waktu tahunku mendaftar (2010) tuh uda 15 tahun. Alhamdulillah, kini semakin mendekati. Semoga lancar berkah dan mabrur ibadah ke Baitullah.
    Aamiin~

    Sekarang waktunya menabung untuk melunasi biaya saat keberangkatan yaa..
    Dan ini masih fluktuatif untuk harganya tiap tahun.

  27. Setuju mbak Muna, tak ada sesuatu yang tak mungkin untuk Allah swt
    aku umroh aja, rasanya kayak udah ke ujung surga, gimana kalo haji ya? Yaa Allah semoga yang baca dimampukan dan dimudahkan hajinya aamiiin

  28. Wow, antrian sampai 33 tahun, subhanallah.
    Harus diniatkan memang sejak awal ini. Bayangkan kalau nabung dimulai usia 40 tahun maka kemungkinan berangkat naik haji saat berusia 60 tahun ke atas. kebayang tubuh yang mulai jompo. Namun, apa pun itu diniatkan saja dengan bismillah ya Mak, rezeki dan panggilan Allah itu adalah rahasia -Nya.

  29. Sebenernya aku jadi malu setelah baca ini. Beberapa kali suami udh mau daftarin haji kami berdua, tapi waktu itu aku masih nolak, bukan alasan ga ada dana, tapi melihat antriannya yg bisa 30 tahun. Kec mau haji furoda yg mana legalitasnya kadang dipertanyakan. Dipikir2, usiaku Skr 41, kalo 30 tahun lagi, masa iya umur 70 berangkat. Mikirnya, kuat atau ga, Krn ini ibadah yg butuh banyak stamina.

    Tapi akhirnya suami maksa, dia ttp akan bukain buat kami berdua, aku setuju atau ga, dia akan bukain. Dan akhirnya udh Juni kemarin mba, Skr tinggal nabung sisa biaya utk berangkat aja 😅.

    Setelah baca cerita mba, aku cuma berharap semoga antrian bisa dipercepat, jgn pas usia 70 berangkatnya 😅. Kalopun ga rezeki kami utk berangkat ntah Krn dipanggil Tuhan atau sebab lain, setidaknya ini bisa diturunkan ke anak. Biar buat mereka juga.

    Skr sih utk melengkapi sisa biaya, suami rutin nabung di Reksadana dan aku di emas. Lebih prefer emas, Krn nilainya stabil. Apalagi kalo itungannya 30 tahun kemudian 😁

    1. aamiin semoga Allah mudahkan langkah kita ya mbak

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.